Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM ilmiah bertaraf nasional Celebes Nephro-Endo-Metabolic Update XII (CNEMU XII) 2026 belrangsung di Makassar pada 4-5 April. Ajang medis ini menjadi wadah bagi para pakar untuk mendiskusikan terobosan terbaru dalam penanganan penyakit kompleks di bidang nefrologi dan endokrinologi.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Divisi Ginjal dan Hipertensi serta Divisi Endokrin Metabolik dan Diabetes dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas). Simposium ini menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup pasien.
Salah satu pembicara utama dalam forum ini ialah Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Sc., Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan penyakit ginjal dan metabolik tidak hanya bergantung pada intervensi farmakologis semata.
"Penting bagi kita untuk menerapkan pendekatan komprehensif dan multidisiplin. Integrasi antara terapi medis dengan dukungan nutrisi yang tepat sangat krusial dalam meningkatkan outcome klinis pasien," ujar Haerani dalam keterangan tertulis, Senin (6/4).
Dalam rangkaian CNEMU XII 2026, Haerani memperkenalkan inovasi nutrisi bernama Boostmoo. Susu ini diposisikan sebagai terapi pendamping (adjuvant therapy) yang dirancang khusus dengan fortifikasi mikronutrien esensial dan fitonutrien alami.
Boostmoo mengusung konsep unik 3-in-One Multimodal Nutrition. Ia menggabungkan tiga sumber nutrisi utama dalam satu formulasi:
Dikembangkan oleh SainsMed (PT Sains Nutraceutical Lab), pelopor inovasi susu fortifikasi di Asia Tenggara, Boostmoo menawarkan solusi praktis bagi pasien. "Meski mengandung ekstrak ikan gabus, produk ini hadir dengan rasa vanilla yang nyaman dikonsumsi tanpa aroma amis. Penyajiannya cukup dengan melarutkan 20 gram serbuk ke dalam 200 ml air hangat," paparnya.
Produk nutrisi itu ditujukan untuk berbagai kelompok yang membutuhkan dukungan gizi optimal, mulai dari lansia, anak-anak dengan kondisi stunting, hingga pasien rawat inap yang sedang dalam masa pemulihan intensif.
Penyelenggaraan CNEMU XII 2026 di Makassar menjadi bukti nyata komitmen dunia medis Indonesia dalam mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan. Kolaborasi lintas sektor antara akademisi, praktisi kesehatan, dan industri seperti SainsMed diharapkan terus berlanjut demi menciptakan standar pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa depan. (I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved