Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANSISCA Dimitri Inkirawang, 23, dan Mathilda Dwi Lestari, 23, sukses menjadi dua perempuan Indonesia pertama yang memuncaki Gunung Vinson Massif, Antartika, pada Rabu (4/1) waktu setempat.
Dua pendaki dari tim The Women of Indonesia's Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) itu mengibarkan Dwi Warna di pucuk Vinson Massif pada pukul 23.48 waktu lokal atau Kamis (5/1) pukul 09.48 WIB.
"Puji Tuhan, sudah summit jam 11.48 malam waktu setempat," ujar Mathilda via telepon satelit kepada tim support di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/1).
Menurut Mathilda, pada saat pendakian ke puncak, cuaca terbilang cerah. "Matahari hangat, tapi makin naik, angin makin kencang," tuturnya. Adapun saat ini, kedua pendaki tersebut sudah turun kembali ke High Camp.
Vinson Massif, berketinggian 4.892 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan gunung kelima yang sukses dipuncaki dua mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan tersebut dalam misi menyelesaikan trek Seven Summits.
Sebelumnya, Fransisca dan Mathilda telah berhasil menapaki empat puncak tertinggi di empat lempeng benua berbeda, yaitu Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) yang mewakili Lempeng Australasia pada 2014, kemudian Gunung Elbrus (5.642 mdpl) di Lempeng Eropa dan Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Lempeng Afrika pada 2015.
Tahun lalu, mereka menuntaskan pendakian Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) yang mewakili Benua Amerika Selatan. Dengan demikian, dua gunung yang tersisa dalam misi WISSEMU tersebut adalah Gunung Denali (6.168 mdpl) di Amerika Utara, dan Gunung Everest (8.848 mdpl).
Vinson Massif adalah gunung dengan ketinggian terendah kedua di antara rangkaian Seven Summits dunia. Kendati demikian, lokasinya menjadikan gunung tersebut memiliki cuaca dingin yang bisa menjadi amat ekstrem dengan mencapai minus 40 derajat celcius.
Pendakian tim WISSEMU ke Vinson Massif, yang dimulai sejak 1 Januari kemarin, sekaligus menandai pencapaian perdana dari perempuan pendaki Indonesia di puncak Kutub Selatan tersebut.
"Keberhasilan mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi Antartika merupakan persembahan bagi bangsa Indonesia," pungkas Mathilda. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved