Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMATIAN akibat nipah pertama di tahun 2026 telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas kesehatan Banglades. Kasus kematian akibat nipah ini menjadi alarm keras bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengenai risiko penularan virus zoonosis yang memiliki tingkat fatalitas (CFR) hingga 75%.
Pasien yang merupakan seorang wanita berusia antara 40-50 tahun di Distrik Naogaon, Rajshahi, dilaporkan tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri. Namun, investigasi epidemiologi mengungkapkan pola konsumsi yang berisiko tinggi sebelum jatuh sakit.
| Tanggal | Peristiwa/Kondisi Pasien |
|---|---|
| 5-20 Januari 2026 | Pasien rutin mengonsumsi nira kurma mentah yang dijual pedagang keliling. |
| 21 Januari 2026 | Muncul gejala awal: demam, sakit kepala, dan lemas (anoreksia). |
| 27 Januari 2026 | Pasien mengalami kejang (konvulsi) dan tidak sadarkan diri. |
| 28 Januari 2026 | Pasien meninggal dunia di rumah sakit rujukan di Rajshahi. |
| 3 Februari 2026 | Hasil laboratorium IEDCR mengonfirmasi positif Virus nipah (NiV). |
Virus nipah secara alami hidup di dalam tubuh kelelawar buah dari genus Pteropus. Di Banglades dan sebagian wilayah India, penyadapan nira kurma dilakukan dengan mengiris kulit pohon dan membiarkan cairan menetes ke wadah terbuka sepanjang malam.
Paparan virus nipah terjadi saat kelelawar menjilat nira atau meninggalkan kotoran di wadah penampung. Mengonsumsi nira ini tanpa dimasak (dididihkan) sama saja dengan memasukkan virus langsung ke sistem saraf manusia, yang dapat menyebabkan peradangan otak akut (ensefalitis).
Kementerian Kesehatan RI melalui Balai Karantina Kesehatan mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah Asia Selatan untuk:
Hingga saat ini, 35 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien di Banglades sedang dalam pemantauan ketat. Meski hasil tes awal mereka negatif, masa inkubasi virus yang mencapai 45 hari mengharuskan kewaspadaan ekstra tetap terjaga hingga akhir Maret 2026. (H-3)
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DUNIA kembali dalam kewaspadaan tinggi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Nipah di Banglades pada awal Februari 2026.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
Harga gas elpiji di Bangladesh melonjak 29% akibat krisis energi global dan konflik Timur Tengah. Pemerintah berlakukan langkah darurat penghematan energi.
Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.
Gelombang dingin ekstrem di Bangladesh tewaskan 49 orang sejak November. ISPA dan diare menjadi penyebab utama, dengan korban terbanyak anak-anak di wilayah Utara.
LAPORAN terbaru PBB menempatkan Jakarta sebagai kota terbesar di dunia dengan populasi 41,9 juta jiwa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved