Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Teks eksplanasi adalah jenis teks yang bertujuan menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu fenomena terjadi. Agar penjelasan itu meyakinkan, penulis wajib menyertakan fakta. Lalu, apa fungsi fakta dalam teks eksplanasi sebenarnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!
Fakta adalah informasi yang dapat dibuktikan kebenarannya. Berbeda dengan opini yang bersifat pribadi, fakta bersumber dari data, penelitian, atau pengamatan nyata. Kehadiran fakta membuat teks eksplanasi tidak hanya menarik, tapi juga berbobot dan terpercaya.
Fungsi utama fakta dalam teks eksplanasi adalah menjadi bukti ilmiah. Misalnya, saat menjelaskan proses terjadinya hujan, kita tidak cukup berkata “air holi menguap”. Kita harus menyertakan fakta seperti:
Dengan fakta ini, pembaca langsung yakin bahwa penjelasan kita bukan karangan semata.
Pembaca akan lebih percaya pada teks yang didukung data nyata. Tanpa fakta, teks eksplanasi terasa seperti cerita dongeng. Sebaliknya, dengan fakta, penulis terlihat ahli dan berwawasan.
Fakta membantu menyusun langkah demi langkah secara runtut. Contohnya dalam teks “Cara Kerja Vaksin”:
Urutan ini jadi mudah dipahami karena ada fakta yang mengikat setiap langkah.
Tanpa fakta:
“Gunung meletus karena marah.”
Dengan fakta:
“Gunung Merapi meletus pada 11 November 2024 dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter di atas puncak (data BPPTKG). Letusan terjadi karena tekanan magma di kedalaman 1–2 km terus meningkat.”
Lihat bedanya? Versi kedua jauh lebih meyakinkan!
Jadi, apa fungsi fakta dalam teks eksplanasi? Fakta berfungsi sebagai:
Tanpa fakta, teks eksplanasi hanya jadi opini kosong. Makanya, setiap kali menulis teks eksplanasi, pastikan selalu sertakan fakta yang valid dan terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved