PROSES kimia selama pembuatan pewarna karamel dalam minuman kola menghasilkan karsinogen yang dapat meningkatkan risiko kanker di atas ambang batas. Demikian hasil studi baru di Amerika Serikat.
Pengujian pada 110 sampel merek soda oleh peneliti Consumer Reports yang dipimpin tim Johns Hopkins Center for a Livable Future di Baltimore menemukan minuman mengandung karsinogen mulai 9,5 mikrogram per liter hingga 963 mikrogram per liter.
Direktur Eksekutif Keamanan Makanan dan Pusat Keberlanjutan Consumer Reports Urvashi Rangan mengatakan temuan itu penting bagi pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam melindungi masyarakat. (MNT/Hym/X-4)