Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GANGGUAN pendengaran adalah kondisi ketika kemampuan seseorang dalam menangkap suara menurun, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Kondisi ini bisa muncul perlahan-lahan atau tiba-tiba. Ada yang bersifat sementara, namun bisa juga permanen.
Masalah pendengaran tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga bisa terjadi pada bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Sayangnya, gejalanya sering baru disadari setelah kondisinya cukup parah.
Beberapa faktor yang dapat memicu penurunan fungsi pendengaran antara lain:
Gangguan pendengaran umumnya berkembang secara perlahan, sehingga sering tidak langsung terasa. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
Menurut dr. B. Vimala Acala Pramuditya, Sp.THT-KL, gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan:
Agar fungsi pendengaran tetap optimal, lakukan langkah-langkah sederhana berikut:
Gangguan pendengaran adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga lansia. Mengenali gejala sejak dini, memahami faktor penyebab, serta menjaga kesehatan telinga dapat mencegah masalah ini menjadi lebih serius.
Jika kamu atau keluarga mulai mengalami pendengaran samar, segera konsultasikan dengan dokter THT untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Z-10)
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Paparan suara keras secara terus menerus dapat menyebabkan tinitus kronis atau telinga berdenging dan penurunan pendengaran secara progresif.
Penumpukan kotoran telinga (serumen), infeksi telinga, paparan suara keras secara terus-menerus, penuaan, cedera atau trauma kepala, kondisi medis dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
KETUA Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher Indonesia Yussy Afriani Dewi menyebut 60 persen gangguan pendengaran dapat dicegah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved