PR Harus Mampu Mengedukasi Publik

Ardi Teristi
06/12/2016 22:39
PR Harus Mampu Mengedukasi Publik
(MI/Ardi)

PERKEMBANGAN teknologi telah memunculkan loncatan besar dalam memandang kegiatan kehumasan atau public relation (PR). Karena itu penting bagi PR untuk terus menyikapi perkembangan teknologi, terutama keberadaan media sosial.

Dosen Universitas Pembangunan Nasional Subhan Afifi menyampaikan loncatan teknologi itu memunculkan perbedaan mendasar yaitu dalam cara memperlakukan publik. Pada dasarnya, kata dia, proses komunikasi sebetulnya tidak jauh berbeda, hanya platform-nya yang berbeda.

"Dulu, PR lebih banyak hanya berkomunikasi dengan media, sekarang PR juga dituntut berkomunikasi dengan influencer dan individu-individu yang lain. Untuk itu, tugas penting bagi PR untuk mengedukasi publik sebagai influencer," urai Subhan dalam talkshow Community Series Public Relation 2.0 dan Perubahan Etika Profesi Public Relation di Era Sosial Media yang digelar Media Indonesia di Yogyakarta, Senin (5/12).

Segaris dengan itu, Beatrix Immanuel, Marketing & Bussiness Development Manager Berrybenka menyampaikan pengalamannya yang lebih banyak berkomunikasi dengan anak-anak dengan menggunakan teknologi informasi yang ada.

"Anak-anak muda saat ini kecenderungannya tidak sabar dan ingin tahu. Fungsi PR harus cepat menanggapi costumer dan memberikan respons (terhadap informasi yang beredar)," kata dia.

Ketidaksabaran dan rasa ingin tahu disebabkan oleh perubahan komunikasi yang terjadi. Dulu komunikasi hanya berjalan satu arah, tetapi sekarang menjadi dua arah.

Dengan pola komunikasi yang dua arah, menurut Rio Waas, Askadiv Artistik Media Indonesia, PR harus mampu memberikan data yang solid dan terverifikasi bagi pembaca ataupun costumer.

"Kita harus bisa mendevelop data yang solid dan verified dan menarik dalam penyampaian karena reader yang semakin pintar," kata dia.

Dengan data yang solid dan terverifikasi, dengan sendirinya pembaca akan meningkat dan akan dipercaya. Ini, kata Rio, seperti yang dilakukan Media Indonesia yang terbiasa dengan data solid dan terverifikasi di setiap berita-berita yang sajikan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya