Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) enggan mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Polda Metro Jaya.
"Saya belum bisa memberikan tanggapan. Terima kasih," ucap Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Simatupang saat dimintai konfirmasi, Jumat (29/8).
Diketahui, mahasiswa UI bergerak melakukan aksi demo bersama BEM SI yang diperkirakan massa berjumlah 1.000 orang di Polda Metro Jaya, Jakarta. Para mahasiswa bergerak untuk menuntut pemerintah eksekutif dan legislatif bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi.
Sebelum keberangkatan mahasiswa UI, mereka mendapat arahan dari sang rektor untuk saling menjaga, jangan sampai ada korban luka atau nyawa yang melayang dari aksi tersebut.
"Saya hadir di lokasi keberangkatan untuk memberikan pesan supaya mahasiswa UI tidak terjebak dalam aksi anarkis tidak melakukan anarkis juga tidak menjadi korban anarkis," ujar Rektor UI Heri Hermansyah saat dihubungi terpisah.
"Dan juga saya mengimbau supaya mahasiswa UI sudah kembali ke Depok sebelum hari gelap atau maghrib," pungkasnya. (Iam/M-3)
Restorative justice merupakan suatu konsep yang terbuka, potensi trasformatif atas penerapannya di berbagai perkara ke depan pasti akan banyak mengejutkan berbagai pihak.
Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Aksi tersebut digelar oleh BEM UI sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Seperti diketahui bencana banjir Pekalongan yang telah merendam permukiman mereka selama hampir satu bulan hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved