Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LATIHAN aerobik akan membantu Anda menjaga kebugaran tubuh saat melakukan mudik Lebaran. Hal itu diungkapkan dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto.
"Seperti apa bentuknya? Jika Anda mengatakan tidak punya waktu khusus untuk berolahraga dengan tujuan sehat ini, Anda harus menyisipkan bentuk-bentuk latihan ini dalam kehidupan sehari-hari," ungkap dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) itu, dikutip Kamis (13/4).
Latihan aerobik merupakan olahraga berintensitas ringan dengan gerakan berulang dalam waktu yang relatif lama. Salah satu contoh latihan aerobik yang paling mudah dilakukan adalah berjalan kaki di sekitar rumah selepas subuh.
Baca juga : Pemkab Karawang Siagakan 50 Puskesmas untuk Layani Pemudik
Latihan aerobik akan melatih sistem kardiorespirasi sehingga Anda tidak akan mudah mengantuk.
"Dengan berjalan kaki selepas subuh, Anda tidak akan terlalu lelah. Anda tetap bisa berpuasa dan tetap segar di siang hari," kata Michael.
Selain latihan aerobik, calon pemudik diingatkan untuk menyertakan latihan beban.
Baca juga : Jangan Tidur Saat Mendarat dan Lepas Landas
Di antara kedua jenis latihan itu, kata Michael, prosi latihan aerobik harus lebih besar.
Latihan beban yang dimaksud, ungkap Michael, bukanlah mengangkat beban yang besar. Dia mencontohkan aktivitas sederhana seperti menggendong anak atau cucu sebenarnya sudah merupakan latihan beban.
Selain menjaga kebugaran dengan olahraga, Michael mengingatkan para calon pemudik untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan. Orang yang tidak sehat sebaiknya tidak melakukan perjalanan jauh.
Baca juga : Imbauan Presiden Beri Dampak Positif pada Arus Balik
Michael mcnontohkan, orang yang menderita diare. Mereka akan membutuhkan area istirahat setiap beberapa kilometer. Kondisi itu akan merepotkan seandainya Anda melewati jalur mudik yang minim tempat istirahat.
Karenanya, calon pemudik yang sakit harus mempertimbangkan jenis transportasi yang akan digunakan.
"Inilah pentingnya kesiapan dan kesehatan itu. Mudik tidak hanya bisa disiapkan dalam satu atau dua hari. Anda harus jujur. Jika sakit, katakan sakit," tegas Michael.
Baca juga : Airnav: Trafik Penerbangan Periode Lebaran 2023 Naik 20 Persen
Dengan mempersiapkan kondisi kesehatan dan kondisi fisik yang matang, diharapkan mudik dapat berjalan dengan baik, aman, dan sehat serta selamat sampai di tempat tujuan serta dapat kembali lagi ke kota asal. (Ant/Z-1)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved