Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHAN makanan yang Anda tinggal beberapa hari untuk mudik Lebaran bisa basi atau rusak jika ridak disimpan dengan benar. Karenanya, jenis makanan hingga wadah perlu Anda pertimbangkan.
1. Simpan bahan makanan secukupnya
Sebelum berangkat mudik, Anda perlu memastikan menyimpan bahan makanan yang mencukupi untuk hari pertama setelah kembali dari kampung halaman. Pasalnya, biasanya pasar akan tutup beberapa hari selepas Idul Fitri.
Baca juga: Jawa Tengah Genjot Perbaikan Jalan, Ganjar Pastikan Semua Jalur Utama Siap Dilewati Pemudik
2. Gunakan wadah yang kedap udara
Menyimpan makanan di wadah yang kedap udara akan menjaga makanan tetap segar lebih lama. Anda bisa menggunakan kantong plastik yang diikat dengan erat atau kotak penyimpanan dengan tutup yang kedap udara. Wadah harus ditutup dengan rapat agar bahan makanan tidak dihinggapi lalat atau kutu.
3. Simpan di tempat yang sejuk dan kering
Simpan bahan makanan di tempat yang sejuk dan kering seperti di lemari pendingin. Pastikan suhu di dalam lemari pendingin diatur cukup dingin.
Baca juga: Kepala KSP Klaim Pelayanan Mudik akan Lebih Baik
Untuk makanan yang tidak perlu disimpan di dalam lemari pendingin harus dipastikan disimpan di tempat yang teduh dan jauh dari sinar matahari langsung.
4. Pisahkan bahan yang mudah rusak
Sayuran dan buah-buahan cenderung mudah rusak jika disimpan bersama bahan makanan lainnya. Karenanya, pastikan menyimpan kedua bahan makanan itu di secara terpisah di wadah kedap udara.
5. Habiskan bahan makanan segar sebelum mudik
Sebelum berangkat mudik, sebaiknya mengonsumsi atau memasak bahan makanan segar agar tidak terbuang sia-sia. Pasalnya, bahan makanan segar lebih cepat busuk ketimbang makanan beku atau makanan kaleng. (Ant/Z-1)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved