Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA gerhana Matahari ialah salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Hukum dari salat gerhana Matahari yaitu sunnah mu'akad sesuai dengan kesepakatan dari golongan ulama.
Hukum dasar mengenai hal tersebut yakni tak lain berasal dari penggalan ayat suci serta hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Hadis tersebut menerangkan tentang gerhana Matahari sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
"Sungguh, gerhana matahari dan bulan tidak terjadi sebab mati atau hidupnya seseorang, tetapi itu merupakan salah satu tanda kebesaran Allah ta'ala. Karenanya, bila kalian melihat gerhana matahari dan gerhana bulan, bangkit dan salatlah kalian." (HR Bukhari-Muslim)
Baca juga: Mengenal Gerhana Matahari Hibrida, Ciri dan Proses terjadinya
"Sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Jangan kalian bersujud pada Matahari dan jangan (pula) pada bulan, tetapi bersujudlah kalian kepada Allah yang menciptakan semua itu, jika kamu hanya menyembah-Nya." (QS Fushilat: 37)
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal likusufi syamsi imaman/makmuman lillahi ta'ala.
Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.
Sebelum memulai gerakan, hendaknya imam mengucapkan, "As-Shalatu jami'ah," terlebih dahulu. Kemudian, jemaah dapat melanjutkan untuk memulai gerakan salat.
Baca juga: Begini Tuntunan Salat Gerhana
1. Membaca lafal niat.
2. Melakukan gerakan takbiratul ihram lalu taawudz serta surat Al-Fatihah.
3. Membaca surat-surat panjang misal Al-Baqarah atau yang lain.
4. Melakukan gerakan rukuk dengan membaca tasbih dengan anjuran selama bacaan 100 ayat surat Al-Baqarah.
5. Kemudian bangkit tetapi tidak membaca doa i'tidal, melainkan baca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang lebih pendek.
6. Rukuk lagi dengan membaca tasbih dengan anjuran selama bacaan 80 ayat surat Al-Baqarah.
6. Sujud.
7. Duduk di antara dua sujud.
8. Sujud kedua.
9. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
10. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
11. Namun setelah membaca Al-Fatihah dianjurkan membaca surat An-Nisa pada rakaat pertama. Untuk rakaat kedua dianjurkan membaca surat Al-Maidah.
12. Mengucapkan salam. (Z-2)
Bagi umat Muslim, gerhana bulan total bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui salat gerhana atau salat khusuf.
FENOMENA gerhana matahari cincin atau annular solar eclipse dipastikan terjadi pada 17 Februari 2026.
GERHANA bulan sebagian (GBS) diprediksi akan terjadi pada besok, Minggu, 29 Oktober 2023. Jam berapa gerhana ini bisa disaksikan oleh masyarakat Indonesia?
Gerhana matahari bukan sekadar fenomena alam belaka. Hal itu sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an.
GERHANA Matahari Hibrida berlangsung pada Kamis, 20 April 2023, hari ini, dan umat Islam dianjurkan untuk melakukan salat gerhana (kusuf). Begini tata cara salat gerhana.
Islam mengajarkan bahwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan adalah peristiwa astronomi yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah
Kedua letusan tersebut berasal dari wilayah bintik matahari aktif AR4419 yang berada di tepi barat Matahari. Suar pertama mencapai puncaknya pada 23 April pukul 21.07 EDT (24 April 01.07 GMT)
Menurut NASA, komet merupakan benda langit yang tersusun dari es, debu, dan batuan yang dapat menghasilkan ekor terang saat mendekati Matahari akibat pemanasan intens.
Bayangkan jika Matahari tiba-tiba hilang. Dari kegelapan total dalam 8 menit hingga Bumi yang membeku, inilah skenario ilmiah kiamat tanpa sang surya.
Simak skenario sains jika Matahari menghilang. Dari kegelapan dalam 8 menit hingga pembekuan total Bumi dan nasib akhir umat manusia.
Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh narasi viral mengenai ide "membungkus Matahari".
Menurut laporan NASA, cahaya matahari membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk mencapai bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved