Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA merupakan negara dengan populasi terbanyak keempat di dunia. Berdasarkan data hasil sensus penduduk 2022, jumlah penduduk Indonesia mencapai 270 juta jiwa atau bertambahan sekitar 32 juta jiwa dibandingkan dengan sensus penduduk 2010 yaitu 237 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Nopian Andusti mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penduduk diringi dengan pertumbuhan penduduk lanjut usia (lansia) dan Indonesia di tahun 2021 telah memasuki fase struktur menua yaitu mencapai 29,3 juta jiwa atau sebesar 10,83%.
Baca juga: Mahasiswa Universitas BSI Raih Juara 1 Lomba Video Kreatif dan Anugerah Jurnalistik 2022
"Dengan semakin besarnya jumlah manusia hal ini akan menjadi tantangan dalam berbagai aspek kehidupan baik aspek kesehatan, sosial, ekonomi maupun lingkungan," ujarnya dalam webinar Peran Grand Parenting dalam Pencegahan Stunting, Jumat (24/6).
Meski jumlah lansia cukup banyak, tidak serta kelompok usia tersebut dikategorikan tidak produktif lagi. Para lansia dengan pengalaman pola asuh anak sebenarnya diberdayakan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam mengatasi masalah stunting.
"Oleh karena itu perlu mempersiapkan lansia agar menjadi lansia tangguh yaitu lansia yang sehat, aktif dan produktif serta bermartabat," imbuhnya.
Momentum Hari Keluarga Nasioanal yang jatuh pada tanggal 29 Juni nanti, BKKBN kembali memberi sosialisasi dan edukasi terkait peran para lansia. BKKBN memiliki program pemberdayaan keluarga, salah satunya dilakukan melalui pembinaan ketahanan keluarga, termasuk lansia yang dapat berperan dalam mendukung mengatasi persoalan stunting. "Melalui pengalaman pola pengasuhan anak yang ditransformasikan ke generasi penerus, di mana pola pengasuhan anak oleh kakek dan nenek sebagai orang terdekat atau terpercaya dari pada orang lain di luar angota keluarga yang lain," terangnya.
Lebih lanjut, Nopian mengungkapkan bahwa saat ini cukup banyak jumlah lansia di Indonesia yang tinggal bersama keluarga. Hal ini tentunya menjadi prospek yang sangat positif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan bayi dan anak sekaligus terus menudukung dalam upaya penurunan angka stunting.
"Pola pengasuhan kakek dan nenek atau grand parenting yang baik dan benar dapat memberikan dukungan, dorongan dan bantuan yang berharga bagi kualitas tumbuh kembang anak serta menentukan kepribadian anak di masa dewasanya," kata dia.
Lansia sebagai bagian dari komponen masyarakat memiliki peran untuk mendukung program pemerintah. Dan kedekatan lansia dengan keluarga tentu akan sangat efektif dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga serta bisa berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting. (OL-6)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Wihaji menekankan bahwa setiap daycare yang masuk dalam binaan pemerintah harus melalui proses seleksi ketat.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved