Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI booster belum menjadi syarat utama untuk mudik Idulfitri tahun ini. Hal itu perlu dilihat dulu perkembangan penularannya.
"Untuk pertimbangan vaksinasi booster sebagai syarat mudik tahun ini akan dilihat dulu seberapa besar eskalasi laju penularan. Yang mungkin pilihan kebijakan ini perlu atau tidak," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam konferensi pers Health Working Group Pertama G20 Indonesia secara virtual, Rabu (23/3).
Saat ini pemerintah sendiri tengah fokus mengejar target percepatan vaksinasi primer/dua kali vaksin bagi masyarakat. Ini karena vaksinasi primer menjadi salah satu komponen pengendalian pandemi kekebalan kelompok.
"Menghadapi Ramadan dan Idulfitri nanti persiapan vaksinasi menjadi target pada akhir April ini yaitu vaksinasi primer yang didorong 70% masyarakat diharap sudah melakukan vaksinasi dua kali. Namun dari sisi stok vaksinasi booster juga mencukupi," ujar Nadia.
Terkait persiapan mudik yang diperkirakan pada akhir April dan awal Mei 2022 pemerintah tetap akan menggunakan indikator PPKM sebagai level untuk melihat laju penularan dan respon kapasitas pada level nasional, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Melihat perkembangan situasi penangkapan pandemi yang relatif terkendali dalam beberapa pekan terakhir ini, ia berharap tren positif ini berlanjut. Dari data yang ada, angka positif per 23 Maret 2022 naik 6.376 kasus dengan kematian 159 kematian. Kemudian angka keterisian rumah sakit juga mengalami penurunan dan dilaporkan sebanyak 15% saja.
Baca juga: Presiden: Masyarakat Dipersilakan Mudik, Asal sudah Vaksin Booster
Di sisi lain cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 195 juta dan dosis kedua mencapai 156 juta atau dosis kedua sudah mencapai 74,6% dan vaksinasi dosis ketiga baru 18 juta. Bila laju penyuntikan vaksinasi mencapai 750 ribu per hari, cakupan vaksinasi pada akhir April 2022 akan mencapai 70%. "Harapan kami untuk bisa menimbulkan kekebalan kelompok yang tergantung pada beberapa faktor seperti tingkat penularan di bawah dari satu kasus, efektivitas vaksinasi cukup tinggi, dan hasil Sero Survei lalu," pungkasnya. (OL-14)
Jumlah masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin covid-19 dosis keempat atau booster kedua terus meningkat
Pemerintah menganjurkan agar masyarakat tetap melakukan vaksin booster covid-19 meski aturan wajib masker resmi dicabut.
"Vaksinasi dosis booster kedua sangat penting untuk mengendalikan penyebaran covid-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus."
DI saat meningkatnya jumlah pasien Covid-19, persedian vaksin Covid-19 di sejumlah Puskesmas di Surabaya, Jawa Timur, kembali kekurangan vaksin.
Masyarakat rentan dan umum penerima vaksin booster kedua juga bertambah. Jumlahnya kini mencapai 1.036.598 orang.
LEBIH dari 18 ribu orang di Indonesia menerima vaksin covid-19 dosis ketiga hari ini, Sabtu, 11 Maret 2023. Data itu termuat dalam laman covid19.go.id
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved