Kisah Cinta Gibran-Selvi seperti Lagu Sewu Kutha

MI
12/6/2015 00:00
Kisah Cinta Gibran-Selvi seperti Lagu Sewu Kutha
(ANTARA/R. Rekotomo)
SEDERHANA dan merakyat. Demikian pesta pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda yang berlangsung di Graha Sabha Buana, Surakarta, kemarin. Pesta digelar dua kali, siang untuk undangan masyarakat umum, sedangkan pada malam hari untuk para tamu penting, VIP dan VVIP.

Tidak hanya kalangan atas yang memuji kesederhanaan pesta perkawinan putra sulung Presiden Jokowi dengan Puteri Solo 2009 itu. Wong cilik yang diundang pun semringah menyampaikan hal sama.

Menu yang disajikan pada pesta siang dan malam sama, di antaranya serabi, martabak, tengkleng, minuman beras kencur, serta makanan tradisional khas Solo lainnya. Para tamu mendapat suvenir kain taplak meja batik dengan bordiran nama kedua mempelai.

"Saya berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah mendukung dan memberikan doa sehingga semua berjalan lancar," ujar Presiden seusai prosesi ijab kabul.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara ijab kabul pada pukul 09.00, di antaranya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Tampak pula Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan.

"Ini seperti mimpi, wong cilik diundang menghadiri resepsi perkawinan putra presiden," ujar Kristanto, penjual es jus di kawasan Manahan. "Saya mongkok, diuwongke (saya bangga dihargai)," ujarnya.

Kristanto ialah satu dari ribuan rakyat kecil yang ikut mangayubagya pada pesta siang pukul 11.00-13.00.

Sementara itu, pesta malam berlangsung pada 18.00-21.00. Hadir di antaranya Wapres Jusuf Kalla, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Setya Novanto, para menteri Kabinet Kerja, dan sejumlah dubes negara sahabat. Tampak pula Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Seperti siang, sebagian tamu penting juga menggunakan becak dari lapangan parkir hingga gedung resepsi yang berjarak sekitar 200 meter. "Ini pesta benar-benar ala kampung," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sambil tersenyum.

Penyanyi campur sari asli Solo, Didi Kempot, mengatakan cinta kasih Selvi dan Gibran bagaikan kisah dalam lagu ciptaannya, Sewu Kutha.

"Sewu kutha wis tak lewati, sewu ati tak takoni (seribu kota sudah saya lewati, seribu hati saya tanyakan)," ujar Didi mengutip syair lagu tersebut di sela pesta pernikahan.

Menurut Didi, lagu tersebut mengisahkan begitu panjangnya perjalanan cinta seseorang. Sudah 1.000 hati yang ditanyai untuk mencari pendamping hidup selama-lamanya. "Mas Gibran dan Mbak Selvi pasangan sangat serasi."  (WJ/FR/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya