Martha Tilaar Wakili RI Rayakan HUT UNGCN

MI/Pro/H-1
11/6/2015 00:00
Martha Tilaar Wakili RI Rayakan HUT UNGCN
(MI/Panca Syurkani)
PENGUSAHA kosmetik dan jamu, Martha Tilaar, pada 26 Juli mendatang akan mewakili Indonesia menghadiri perayaan 15 tahun United Nation Global Compact Network (UNGCN) di New York, Amerika Serikat. UNGCN merupakan organisasi di bawah naungan PBB yang memberi dukungan kepada perusahaan/instansi yang memiliki komitmen terhadap nilai-niai HAM, isu ketenagakerjaan, keseimbangan lingkungan, dan antikorupsi.

Martha terpilih tidak lain karena perjuangannya dalam pembentukan UNGCN dan Indonesian Global Compact Network (IGCN). IGCN merupakan afiliasi UNGCN. Menurut Martha, ia menjadi satu-satunya pengusaha asal Indonesia yang dipilih langsung oleh Sekjen PBB pada saat itu, Koffie Anan, untuk mendirikan UNGCN bersama 50 pendiri perusahaan lain dari seluruh dunia.

"Dulu saya bingung karena yang lainnya ialah perusahaan-perusahaan besar kelas dunia," ujar Martha di kediamaannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Martha terpilih sebagai pendiri UNGCN karena keseriusannya dalam memperjuangkan eksistensi jamu sebagai kearifan lokal yang bernilai. Kredibilitasnya bertambah karena sebelumnya sebuah NGO asal Prancis merekomendasikan dirinya ke PBB berkat kerja kerasnya mendirikan rumah pelatihan membuat jamu untuk sekitar 4.000 perempuan di Bali secara gratis, yang terus berlanjut hingga sekarang.

"Mereka heran melihat banyaknya perempuan yang dibina di sana, terlebih ketika melihat kampung jamu seluas 10 hektare yang saya kembangkan di Cikarang (Jawa Barat)," terangnya. Martha mengaku awalnya sulit mengajak pengusaha dan pendiri-pendiri berbagai instansi untuk bergabung di IGCN. Kurangnya pengetahuan dan keengganan untuk berkomitmen secara berkelanjutan menjadi alasan banyaknya persahaan menolak. "Sampai jalan enam tahun baru ada 26 pengusaha yang mau bergabung. Tapi sekarang pengusaha Indonesia sudah lebih pintar dan berpikiran terbuka," ujar perempuan kelahiran Kebumen, 4 September 1937 itu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya