Komitmen dalam mendorong kreativitas di Indonesia, Faber Castell meluncurkan komik kompilasi "Cuma di Indonesia". Komik ini merupakan karya-karya pemenang lomba komik dengan judul yang diselenggarakan tahun 2014. Komik "Cuma di Indonesia" ini akan hadir menyapa pencinta komik, khususnya para penikmat komik asli Indonesia dan peduli dengan keragaman yang ada, komik akan diedarkan melalui beberapa toko buku Gramedia.
Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim mengatakan pihaknya melalui komik ini berharap dapat membuka jalan bagi anak-anak muda berani berkarya, membuat ide-ide orisinil dan berani menjadi seniman profesional yang mendunia. "Dorongan menjadi komikus dikalangan anak muda cukup tinggi, namun mereka terkendala dengan akses, untuk itu Faber-Castell meluncurkan kompilasi dari karya-karya pemenang, kita berharap akan menjadi salah batu loncatan bagi mereka untuk berani dan akhirnya bisa berkarya lebih lanjut,"kata Yandramin Halim pada peluncuran tersebut di Central Park,Jakarta, melalui rilis yang diterima pers, Kamis (11/6).
Di dalam buku komik tersebut terdapat 66 karya dari 66 pemenang yang berasal dari 11 kota, dan di dalamnya banyak berisikan pesan-pesan moral, keunikan Indonesia dilihat dari sisi sosial kemasyarakatan dan budaya. "Para pemenang ini berhasil menggambarkan hal-hal yang terjadi dalam keseharian di daerahnya menjadi sajian yang sederhana namun menarik," tambah Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Fransiska Remila.
Fransiska mencontohkan, karya berjudul, Uniknya Bahasaku, karya Dewa A Sinta Wiranti asal SMAN 3 Denpasar, dalam karya tersebut, Dewa A. Sinta berusaha memaparkan Indonesia, yang merupakan negara kepulauan terbesar memiliki bahasa daerah yang beragam, terkadang ada istilah yang berbeda untuk benda atau objek yang sama, namun hal itu dapat dirangkum melalui bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Fransiska menambahkan tahun ini pihaknya akan kembali mengajak anak-anak muda Indonesia berkarya melalui gambar, melalui kompetisi sketsa dengan tema "Selamatkan Hutanku, Lestari Negeriku " yang bekerjasama dengan WWF. Dengan tema ini Faber-Castell dan WWF berharap akan ada nilai positif yang bisa di eksplorasi dari hutan di Indonesia melalui karya gambar, khususnya terkait pelestarian hutan.
Lomba ini rencananya akan di laksanakan di 11 Kota di Indonesia, dengan dua kategori yakni SMP/SMA,dan mahasiswa atau masyarakat umum. Lomba yang akan dilaksanakan pada September-November mendatang itu, akan merebutkan hadiah jutaan rupiah. Sementara itu, praktisi sekaligus komikus handal Indonesia Beng Rahadian dalam acara tersebut menyatakan karya-karya komik anak muda Indonesia masih meliputi soal fenomena sosial dan humor satir namun disajikan dengan cerdas.Beng mengatakan, banyak sekali komik atau ilustrasi yang disebar secara mandiri melalui jejaring media sosial.