Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH badan usaha milik negara (BUMN) di bidang transportasi bergandengan tangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik pada mudik tahun ini.
Pelayanan itu di antaranya angkutan gratis dari pelabuhan ke pelabuhan kemudian disambung angkutan darat sampai di tempat-tempat tertentu.
"Penumpang turun dari kapal, langsung bisa naik bus DAMRI ke kantong-kantong tertentu," ujar Direktur Utama Pelindo PT Pelabuhan Indonesia III (persero) Djarwo Surjanto di Kementerian BUMN, Jakarta, kemarin.
Djarwo mengatakan bahwa itu usulan dari dirinya dalam rapat bersama sejumlah perusahaan BUMN menyambut musim mudik 2015.
Kerja sama itu melibatkan Pelindo III, PT Pelni (persero), dan Perum DAMRI.
Pada tahun-tahun sebelumnya, pemudik yang menggunakan angkutan laut kesulitan mencari kendaraan ketika kapal yang mereka tumpangi sudah berlabuh di pelabuhan tujuan.
Hal itulah yang menjadi perhatian pemerintah sehingga dicarikan jalan keluarnya.
Djarwo menjelaskan, bila penumpang kapal turun di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, misalnya, bisa langsung diangkut dengan bus ke Kediri. Bila penumpang turun di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, penumpang disediakan bus ke Yogyakarta atau Banyumas.
"Dengan begitu, tidak ada penumpukan di pelabuhan dalam waktu yang lama. Jadi, intinya supaya pemudik lebih lancar sampai ke tempat tujuan," janjinya.
Terkait dengan biayanya, lanjutnya, Pelindo III, PT Pelni, dan DAMRI akan bermitra.
Jika kemampuan angkut DAMRI terbatas, akan diusahakan untuk menyediakan transportasi dari swasta.
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (persero) Tommy Soetomo mengatakan pengelola 13 bandara meminta penerbangan tambahan (extra flight) ke Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, untuk Lebaran 2015, dialihkan ke Bandara Adi Sumarmo, Solo.
Kebijakan itu disebabkan kapasitas Bandara Adisutjipto sudah maksimal.
"Karena menyangkut aspek safety (keselamatan), kita alihkan ke Solo, yang extra flight," ujarnya.
Penumpang maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara Adi Sumarmo, kemudian akan diantarkan ke Yogyakarta dengan menggunakan kendaraan bus atau kereta api secara cuma-cuma.
Untuk angkutan penyeberangan, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Danang S Baskoro menambahkan pihaknya menyiapkan 147 kapal untuk 8 lintasan.
Di antaranya lintasan Jawa-Sumatra, Bali-Jawa, Bali-Lombok, Lombok-Sumbawa, Sulsel-Sutra, dan Bangka-Palembang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved