TEPAT pukul 19.00 WIB sesuai jadwal, Presiden Joko Widodo bersama istri Iriana Widodo tiba di rumah calon besan mereka Didit Supriyadi, di Kampung Sumber, Banjarsari, Solo, semalam. Keduanya mengapit sang putra sulung, Gibran Rakabuming Raka, berjalan dari rumah pribadi, di Jalan Kutai Utara, Sumber, menuju rumah orangtua Selvi Ananda yang berjarak sekitar 500 meter.
Keluarga Presiden datang lengkap bersama sanak famili. Tampak ikut dalam rombongan Jokowi yang selalu tersenyum ialah Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan dan Deputi IV Staf Kepresidenan Eko Sulistyo. Paling depan berjalan sebagai cucuk lampah ialah Setyawan Prasetyo, eyang Gibran. Selama perjalanan menuju rumah calon besan, rombongan terus menebar senyum kepada ratusan tetangga Kampung Sumber yang berdiri di pinggir jalan, layaknya penyambut tamu.
Saat tiba di rumah calon besan yang sudah dihiasi tenda megah berwarna cokelat dan kuning muda, Jokowi bersama rombongan langsung disambut tuan rumah Didit Supriyadi dan istri, Sri Partini. Namun, para wartawan yang tidak diperbolehkan masuk mencoba mencuri dengar dari sound system kecil yang ada di luar tenda.
Prosesi tetembungan (lamaran) berlangsung singkat. Dari suara MC terdengar bahwa keluarga calon besan yang menerima lamaran diwakili Heru Haryanto, pensiunan pejabat Pemkot Solo. Sementara itu, wakil keluarga Jokowi yang menembung untuk meminang Selvi Ananda ialah Setyawan Prasetyo. Menurut paman Jokowi itu dalam jumpa pers, pagi ini (Rabu 10/6) pukul 09.00, di rumah keluarga masing-masing dan hanya akan dihadiri keluarga terdekat diadakan siraman. Setelah prosesi siraman di rumah Jokowi, akan dilakukan prosesi adat sadean dawet.
Lalu pada malam harinya, akan dilakukan upacara serah-serahan paningset, berupa bingkisan dari calon pengantin pria kepada pengantin putri. "Dalam serah-serahan, barangnya berupa apa saja, saya belum tahu," ujar pria sepuh yang masih adik dari ibunda Jokowi, Ny Sudjiatmi, itu. Pada malam ini, akan dilakukan prosesi midodareni yang bisa dihadiri oleh masyarakat sekitar.
Sementara itu, pada hari H, Kamis (11/6), sejak pukul 09.00 dimulai ijab kabul atau akad nikah yang dilanjutkan pahargyan pengantin yang akan dilakukan dalam tiga tahap. Khusus para tamu VVIP atau pejabat dan elite politik masuk pahargyan sesi ketiga mulai pukul 19.00-21.30. Di sisi lain, calon menantu Presiden sejak kemarin pagi tidak terlihat, karena sesuai adat Jawa, ia sedang dipingit. Terkait dengan keamanan, Panglima TNI Jendral Moeldoko menyatakan sekitar 3.000 aparat gabungan TNI bersama Polri dikerahkan untuk membantu mengamankan acara resepsi pernikahan Gibran-Selvi.