MASYARAKAT perlu hati-hati dalam menyerap informasi kesehatan melalui internet. Pasalnya, sebagian dari informasi yang tersaji dalam dunia maya itu, baik penanganan maupun pemilihan obat, justru tanpa petunjuk dokter.
"Setiap obat itu komposisinya berbeda. Banyak zat yang hanya dokter atau apoteker tahu. Tidak semua informasi di internet itu benar dan bisa diikuti," ungkap Melyarna Putri, anggota tim dokter FKUI yang aktif sebagai redaksi medis website kesehatan Klikdokter.com, dalam perkenalan dan media gathering website kesehatan www.klikdokter.com, di Jakarta, kemarin.
Head of Sales and Partnership of Klikdokter.com Mia Argianti menambahkan, saat ini tidak terhitung banyaknya website dan blog yang membahas permasalahan kesehatan. Namun, mayoritas dari mereka justru berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Kami di sini menyediakan layanan jasa konsultasi yang bisa dilakukan langsung dalam live chat bersama tim dokter kami," jelas Mia.
Saat ini, lanjut Mia, website kesehatan www.klikdokter.com diasuh 20 dokter umum dan 10 dokter spesialis untuk melayani keluhan masyarakat melalui internet.