SEBUAH studi yang dilakukan lembaga Nonprofit Ecology Center (Riset Pusat Ekologi), tentang bahaya bahan kimia yang terdapat pada jok khusus bayi dalam mobil menunjukkan 73% dari 15 jok yang diuji mengandung halogenasi flame retardants berbahaya.
Sementara itu, lebih dari setengah jok menggunakan bahan nonhalogenasi flame retardants organofosfat yang bisa berbahaya juga.
Seperti dilansir Healthystuff.org, jok itu secara khusus diuji untuk brom, klorin, timbal, dan logam berat lainnya.
Zat-zat punya hubungan langsung dengan masalah tiroid, belajar dan gangguan memori, penurunan kesuburan, perubahan perilaku dan kanker.
Panas dan paparan ultraviolet dapat mempercepat pelepasan bahan kimia berbahaya di dalam mobil, tempat bayi berada pada risiko tertinggi terkena.
Bahan yang dibuat tahan terhadap api itu tidak terikat pada kursi mobil dan rentan untuk melepaskan dari waktu ke waktu.
Balita dapat terkena bahan kimia berbahaya jika itu terhirup atau melalui penyerapan kulit.
"Jok khusus untuk bayi ini memang berfungsi sebagai pengaman. Ini benar-benar penting karena orangtua bisa lebih fokus berkendara tanpa mengkhawatirkan anaknya. Namun, kandungan kimia berbahaya pada material bahan jok tersebut ternyata sangat berbahaya," jelas Direktur Riset Pusat Ekologi Jeff Gearhart.