Mamografi dan Kematian

MI
06/6/2015 00:00
Mamografi dan Kematian
(MI/CAKSONO)
RISET membuktikan risiko kematian akibat kanker payudara pada perempuan usia 50-69 tahun yang melakukan screening mamografi berkurang hingga 40% ketimbang yang tidak melakukan screening.

"Analisis penting itu bertujuan menyadarkan perempuan di seluruh dunia bahwa pemeriksaan payudara dengan mamografi itu benar-benar menyelamatkan jiwa," kata peneliti Stephen Duffy dari Universitas Queen Mary, London, Inggris.

Hasil riset yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, Rabu (3/6), itu juga membuktikan bahwa pemeriksaan payudara merupakan cara vital dalam meningkatkan diagnosis dini kanker payudara sehingga menurunkan angka kematian.

Studi itu dilakukan para peneliti dari 16 negara. Mereka mengevaluasi beberapa metode deteksi kanker payudara. "Meskipun mamografi terbukti efektif, kita masih perlu meriset lebih lanjut metode screening lain, seperti tomosintesis digital payudara," lanjut Duffy. (AFP/Wey/X-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya