Populasi Orang Utan Terancam Sisa 50%

Ric/H-5
04/6/2015 00:00
Populasi Orang Utan Terancam Sisa 50%
(ANTARA/REGINA SAFRI)
POPULASI orang utan terancam hilang dan hanya akan tersisa 50% dalam 10 tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang Dahono Adji, yang menyatakan populasi orang utan mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Hingga saat ini, total populasi orang utan liar berjumlah 61.234 ekor.

"Kita akan kehilangan 50% populasi orang hutan dalam 10 tahun. Harus ada gerakan bersama berbagai pihak," kata dia saat menjadi panelis dalam forum diskusi Kebijakan dan Praktik Upaya Menjaga Kelestarian Populasi dan Melindungi Habitat Orang Utan di Kalimantan, di Jakarta, kemarin.

Saat ini, habitat hewan primata terbanyak berada di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan termasuk dalam kategori mengkhawatirkan.

Untuk itu, pihaknya menargetkan pertumbuhan populasi orang utan sebesar 10% dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Untuk mencapai target tersebut, Bambang menyatakan bahwa dukungan seluruh penduduk Indonesia sangat dibutuhkan.

Pihaknya mengingatkan masalah orang utan menjadi sorotan di dunia internasional.

Masalah yang menjadi penyebab turunnya populasi orang utan juga berawal dari tangan manusia seperti perambahan hutan dan praktik ilegal di dalam kawasan hutan konservasi.

"Bahkan, 70% orang utan hidup di luar wilayah konservasi. Itu karena wilayah konservasi dan taman nasional mengalami penurunan kelayakan tempat tinggal mereka," terang Bambang.

Meskipun demikian, pengajar dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Yaya Rayadin menyatakan bahwa orang utan merupakan spesies adaptif.

"Kami menemukan mereka bisa berjalan di gunung kapur, maupun kawasan hutan produksi," terangnya. Akan tetapi, dia menggarisbawahi usia hidup orang utan cenderung mengalami penurunan.

Oleh karena itu, dirinya menyatakan bahwa angka populasi saat ini harus diimbangi dengan struktur populasi yang baik dan kondisi habitat yang dapat menjamin kelangsungan hidup orang utan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya