Tidur dan Pola Makan

Counsel&Heal/Hym/X-8
03/6/2015 00:00
Tidur dan Pola Makan
(MI/SENO)

SEBUAH studi terbaru menunjukkan kondisi kurang tidur dapat meningkatkan aktvitas mengonsumsi makanan. Riset tersebut menyingkap pola tidur yang buruk bisa berdampak negatif dalam hal pemilihan jenis makanan dan konsumsi. Pasalnya, bagi mereka yang waktu tidurnya kurang, mekanisme hormon leptin dan ghrelin di dalam tubuh terganggu.

Tim peneliti dari University of Nebraska, Amerika Serikat, menjelaskan tidur yang buruk dapat menurunkan hormon leptin. Fungsi hormon itu sebagai pengontrol nafsu makan. Sebaliknya hormon ghrelin yang mencetuskan seseorang ingin makan terus meningkat.

Selain itu, menurut peneliti, kurang tidur bisa meningkatkan stres dan semakin tinggi tingkat stres seseorang makin tinggi pula keinginannya untuk makan. Hal itu dilakukan tubuh untuk mengimbangi kelelahan dan impulsif.

"Para psikolog kesehatan harus memperhatikan hubungan antara tidur dan pola makan, dan tidur harus dilakukan secara aktif dalam upaya untuk memodifikasi perilaku diet," ungkap para peneliti.

Studi tersebut dipublikasikan dalam Journal of Health Psychology.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya