Jokowi Berharap Vaksinasi Tidak Lebih dari Setahun

Insi Nantika Jelita
08/1/2021 21:12
Jokowi Berharap Vaksinasi Tidak Lebih dari Setahun
Presiden Joko Widodo(Setpres-Lukas)

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi covid-19 yang segera dilaksanakan Pemerintah sebagai upaya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Ia berharap proses vaksinasi beres tidak sampai setahun.

“Kita harapkan nantinya 70% penduduk Indonesia itu divaksin untuk mencapai yang namanya kekebalan komunal, yang namanya herd immunity,” kata Jokowi dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (8/1).

Presiden mengatakan pelaksanaan vaksinasi akan dimulai pada minggu depan atau 13 Januari. Izin penggunaan vaksin Sinovac pun masih menunggu dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Vaksinasinya kapan? Kalau ada yang bertanya, saya jawab, minggu depan. Harinya apa? Saya jawab menunggu yang namanya izin penggunaan darurat dari BPOM," kata Mantan Wali Kota Solo itu.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Butuh 3,5 Tahun, DPR: Menkes Harus Kaji Ulang

Kepala Negara menyebutkan, untuk mencapai kekebalan komunitas, vaksinasi akan dilakukan pada 182 juta penduduk Indonesia dan masing-masing penduduk mendapatkan dua kali suntikan.

“Berarti 364 juta kita harus suntik. Kita berharap selesainya tidak lebih dari setahun,” harap Jokowi.

Selain dari BPOM, imbuhnya, izin penggunaan vaksin juga dikeluarkan fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai kehalalan vaksin tersebut.

“Kita harapkan izin penggunaan darurat itu segera bisa dikeluarkan oleh BPOM sehingga nanti yang pertama kali disuntik (adalah) saya,” tegas Presiden.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, dibutuhkan 3,5 tahun untuk menyuntikkan vaksin covid-19 ke penduduk Indonesia. Pemerintah, sebutnya, telah akan menyiapkan 426 juta dosis vaksin covid-19 untuk 181 juta penduduk sebagai target.
 
"Diperkirakan waktu yang diperlukan 3,5 tahun untuk menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19," kata Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (2/1). (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya