Depresi dan Gagal Jantung

24/5/2015 00:00
Depresi dan Gagal Jantung
(MI/EBET)
Studi terbaru menemukan bahwa para penderita gagal jantung yang depresif lebih mungkin meninggal dalam kurun waktu satu tahun. Mereka disarankan mencari bantuan perawat dan dokter spesialis.

Penelitian di European Society of Cardiology menunjukkan, meskipun tingkat keparahan penyakit ikut memengaruhi, tim peneliti mengatakan bahwa mengelola depresi amat penting.

Dari hasil penelitian yang masih berjalan, tim pimpinan Profesor John Cleland yang bekerja pada Imperial College London dan the University of Hull menarik kesimpulan bahwa penderita gagal jantung yang menunjukkan tanda-tanda depresi sedang atau berat lebih mungkin meninggal dalam 300 hari berikutnya. (BBC/Hym/X-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya