MANTAN Hakim Agung, Benjamin Mangkoedilaga, kemarin tutup usia.
Benjamin meninggal di Rumah Sakit Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB setelah tidak sadarkan diri sejak pagi.
Taufik Gumulya, keponakan Benjamin, menuturkan almarhum diketahui sejak lama menderita penyakit jantung.
Namun, hakim agung yang dikenal pemberani itu mengimbanginya dengan pola hidup sehat.
"Sudah menderita sakit jantung sejak lama, tetapi Om Benjamin biasa berolahraga sehingga fisiknya tetap bugar. Namun, kondisinya semakin menurun seminggu terakhir. Jantungnya sudah terjadi pembengkakan dan fungsi jantungnya menurun. Terakhir bahkan di bawah 50%," tutur Taufik saat ditemui di rumah duka, di Jalan Kaveling Polri, Ragunan, Jakarta.
Taufik menambahkan, Benjamin dikenal tertutup soal penyakitnya.
Almarhum kerap tidak mau menunjukkan bahwa dirinya tengah sakit.
"Beliau ini memang kuat dan tidak mau menunjukkan kepada orang-orang kalau dia sakit jantung," tambahnya.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan hari ini di Permakaman Al-Azhar, Cikarang, selepas salat Jumat.
Sebelum menjabat hakim agung, pria kelahiran Garut, 30 September 1937 itu aktif sebagai anggota berbagai lembaga penting di Tanah Air, antara lain, Komnas HAM, Badan Arbitrase Nasional, Dewan Pers, dan Partnership to Support Governance Reform in Indonesia.