Pelajar Indonesia Juara Olimpiade Sains Terapan

Bay/*/H-2
09/5/2015 00:00
Pelajar Indonesia Juara Olimpiade Sains Terapan
()
TIM Indonesia meraih juara umum dalam Olimpiade Sains Terapan Dunia atau International Science Project Olympiad (ISPRO) ketiga yang diselenggarakan di Jakarta sejak 4 Mei hingga kemarin.

Tercatat 4 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu berhasil dibawa siswa-siswa Indonesia pada olimpiade yang melibatkan 29 negara tersebut.

Prestasi lainnya disusul oleh Bosnia Herzegovina pada urutan kedua dan Tajikistan yang masing-masing memperoleh 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Dari lima kategori yang diperlombakan, Indonesia meraih medali emas untuk bidang kimia, biologi, teknologi, dan lingkungan.

Adapun untuk fisika, para pelajar Indonesia gagal mendulang medali emas.

Di antara para pelajar yang meraih medali emas, yakni pelajar SMAN 1 Bantaeng Sulawesi Selatan, Irham Syarif, 18, dan Ahmad Abrar, 18.

Mereka berhasil meraih medali emas dengan proyek sainsnya, yakni masker helm yang mampu menyerap timbal.

"Kami membuat helm yang berasal dari daun nangka dan mahoni karena menyerap timbal dan mudah ditemui," ungkap Irham seusai acara penutupan ISPRO, di Jakarta, kemarin.

Irham dan Ahmad mengaku melakukan penelitian selama lima bulan dan pernah meraih medali emas pada kompetisi serupa di tingkat nasional.

Dia berharap penelitiannya tersebut dapat memberikan sumbangsih dalam upaya menjaga lingkungan.

Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Achmad Jazidie menyampaikan olimpiade sains terapan itu merupakan salah satu bukti nyata jika generasi muda Indonesia kreatif dalam menyelesaikan persoalan.

"Kegiatan ini selain memberi solusi nyata untuk permasalahan dunia, juga menjadi wadah membangun jejaring sesama pelajar dari seluruh dunia," kata Jazidie.

Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud sekaligus General Manager ISPRO Suharlan menambahkan, dalam penjuriannya, penampilan peserta dilihat berbagai kriteria di antaranya kelengkapan data, metodologi dan desain penelitian, analisis dan pemahaman, serta kreativitas dalam presentasi.

"Kami bangga melalui ajang ini, siswa-siswa Indonesia mampu menunjukkan kualitas mereka di dunia internasional," pungkas Suharlan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya