Jackie Chan Setuju Hukuman Mati bagi Terpidana Narkoba

Adiyanto
09/5/2015 00:00
Jackie Chan Setuju Hukuman Mati bagi Terpidana Narkoba
(AP/Joshua Paul)
TIDAK salah memang jika para pengedar narkoba dianggap telah melakukan kejahatan kemanusiaan.

Apalagi, korbannya pun tak memandang bulu, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Ragam profesi pun tak luput bisa jadi budak barang haram tersebut, dari tukang becak, guru, selebritas, hingga politikus.

Aktor sekelas Jackie Chan pun pernah jadi korban narkoba. Meski yang kena hanya anaknya, Jaychee Chan, tak urung kasus itu telah membuatnya malu dan pusing tujuh keliling.

Belum lama ini, Jaychee, 32, putra Chan, ditangkap polisi Tiongkok karena memiliki obat-obatan terlarang dan menampung beberapa pengguna narkoba yang lain.

Jackie pun sangat marah begitu mengetahui anaknya sendiri terlibat narkoba. Apalagi, pemerintah Tiongkok telah mendaulatnya sebagai duta antinarkoba pada 2009.

Ia mengatakan tak pernah membayangkan anggota keluarganya akan terlibat kasus narkoba.

Chan telah bicara langsung dengan anaknya dan menyuruhnya untuk bertanggung jawab atas tindakannya itu.

"Saya ingin mengambil kesempatan ini dan mengatakan kepada Jaychee, 'Kamu telah melakukan sesuatu yang salah dan harus bertanggung jawab atas semua konsekuensinya'."

Beruntung, Jaychee hanya dijatuhi hukuman penjara enam bulan. Kendati demikian, Chan tetap saja geram dengan para pengedar narkoba dan bertekad memerangi peredaran barang laknat tersebut.

Dia pun setuju para pengedar narkoba dihukum mati.

Kebetulan, aktor laga asal Hong Kong itu dinobatkan sebagai selebritas pertama duta antinarkoba di Singapura.

"Saya menyetujui hukuman mati untuk kasus-kasus tertentu. Ketika obat-obatan terlarang itu Anda jual, Anda telah menyakiti ribuan orang dan anak-anak yang tidak berdosa," ujar Chan, seperti dilansir Channel News Asia.

Menurut Chan, dia dengan senang hati menjalankan tugas tersebut.

"Saya berharap kepada seluruh kaum muda, juga media, orangtua, pihak sekolah, dan pemerintah, ikut serta dalam menangani darurat narkoba ini," tegasnya.

Selain dikukuhkan sebagai duta antinarkoba, aktor yang kerap tampil kocak itu meluncurkan sebuah aplikasi mobile game, Aversion, untuk menyebarkan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang tersebut.

Bagi Chan, ini bukan kali pertama ia ditunjuk sebagai duta.

Pada 2004, dia pernah didapuk sebagai goodwill ambassador untuk UNICEF. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya