Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMANFAATAN sampah nonorganik seperti plastik dan botol plastik bekas bukan hanya dilakukan oleh Industri daur ulang berskala besar semata. Nyatanya, sampah tersebut pun bisa menghasilkan nilai ekonomi di tangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Salah satunya adalah para pengurus Bank Sampah Migunani Asri Madani (BS MAM) di Perumahan Griya Serpong Asri RW 05, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Tangerang, Banten. Mereka mengubah sampah yang tak bernilai menjadi kumulasi ekonomi sejak dibuang warga.
Sebuah upaya yang tidak hanya menggerakkan ekonomi warga, tetapi juga punya peranan untuk membuat plastik agar tidak berakhir menjadi sampah. Karena sebetulnya plastik, apalagi jenis polyethylene terephthalate atau PET dapat didaur ulang berkali-kali menjadi barang-barang yang berguna bagi kehidupan.
Istiningsih Rahayu, salah satu pengurus Bank Sampah MAM mengatakan, aktivitas mengumpulkan dan menimbang sampah dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan. Biasanya, sampah non-organik bisa langsung dijual pada pengepul.
“Sebagian kami langsung jual ke pengepul, ada yang dijadikan hiasan daur ulang seperti plastik, botol plastik dan galon,” kata Isti saat dihubungi, Jumat (4/9).
Isti mengatakan, di Bank Sampah Migunani ini tiap penimbangan ada lima pos bersiaga tersebar di RW 05, Desa Suradita. Biasanya, penimbangan dilakukan pada Kamis minggu kedua dan keempat. Volume sampah yang dikumpulkan pun beragam. Mulai dari 1,5-2,5 ton per bulan.
“Ada sekitar 33 jenis sampah yang dijual ke pengepul, harganya pun bervariasi, tergantung jenisnya,” kata dia.
Selain dijual langsung ke pengepul, kata Isti, beberapa jenis sampah dijadikan kerajinan tangan. Misalnya seperti plastik yang dijadikan kerajinan tas hingga kantong belanja, bungkus kopi yang dijadikan tas hingga dompet, botol plastik yang dijadikan barang seperti vas bunga,
pot bunga hidup, tempat pensil, bunga-bunga, aquarium dari galon, kursi dan meja.
“Hasil kerajinan tangan ini pun biasanya dijual lewat pameran, atau media sosial seperti facebook,” lanjut dia.
Selain Isti, warga RW 03, Kelurahan Semper, Cilincing, Jakarta Utara kompak membuat tanaman hydroponik dengan memanfaatkan galon PET sebegai media tanamnya.
Kepala Asrama Lingkungan Hidup Unit Semper, Muhammad Yusuf mengatakan,
program ini sudah berjalan sekitar dua bulan lalu. Nyatanya hasil limbah bekas kemasan air minum ini bisa dijadikan media tanam. “Semua antusias, apalagi kami sedang menggalakan urban farming di sini juga,” singkat dia. (Gan/S1-25)
Pemerintah resmi membebaskan bea masuk bahan baku plastik selama enam bulan untuk menekan dampak kenaikan harga global dan menjaga stabilitas industri, terutama sektor kemasan.
Dukungan pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berperan penting dalam menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku produsen makanan.
Pemahaman masyarakat terkait jenis dan fungsi plastik dinilai masih terbatas, padahal penggunaan yang tidak tepat dapat berdampak pada keamanan serta kualitas produk.
Budi Santoso menyebut pemerintah tengah mengupayakan impor bahan baku plastik dari negara alternatif. Hal itu untuk mengatasi terganggunya pasokan dari Timur Tengah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usulkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif plastik, merespons kenaikan harga plastik yang berdampak pada masyarakat.
Di Pasar Kite Sungailiat Bangka harga cabai rawit saat ini dijual Rp75 ribu per kg untuk lokal, sedangkan cabai rawit luar Rp75 ribu per kg.
Verifikasi kebijakan Cinema XXI soal izin membawa tumbler ke dalam studio. Simak fakta mengenai aturan botol minum dan komitmen ramah lingkungan.
Pegiat lingkungan Greenpeace dan GIDKP ajak masyarakat kurangi plastik sekali pakai guna tekan ketergantungan pada sektor ekstraktif minyak bumi.
Mengusung kampanye #NyamanTanpaSampah, kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyentuh hati generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
TAWA riang anak-anak Panti Asuhan di salah satu kota, tiba-tiba memecah kesunyian sore itu, dan sedikit berbeda.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Advanced Energy Materials, para ilmuwan berhasil mengembangkan metode untuk mengubah sampah plastik menjadi asam asetat, bahan utama cuka.
Program inovatif BTN ubah sampah plastik jadi kredit cicilan rumah. Warga bisa meringankan beban dengan menukarkan limbah rumah tangga jadi tabungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved