DPR RI Pun Apresiasi Program Cross Border Kemenpar

Eko Rahmawanto
14/3/2016 23:59
DPR RI Pun Apresiasi Program Cross Border Kemenpar
(MI/Ramdani)

Ruang kreativitas itu unlimited. Itulah simpulan dari statemen anggota Komisi X DPR RI Zulfadhli yang turun langsung menyaksikan apa yang dikerjakan oleh Kemenpar RI di perbatasan dengan Malaysia. Persisnya di event Entikong Music Concert, Sabtu, 12 Maret lalu.

“Saya makin tahu sekarang, ini program yang bagus, karena itu harus dijaga sustainabilitasnya,” ujar Zulfadhli, yang berasal dari Dapil Kalimantan Barat itu.

Dia merasa sangat paham dengan kondisi Kalbar, sampai ke pelosok, daerah terluar dan area perbatasan. Pemerintah memang sangat minim membuat program untuk menaikkan hajat hidup dan perekonomian masyarakat di sana. Karena itu, menggarap pariwisata di cross border itu akan berdampak signifikan pada mereka yang jiwanya Merah Putih itu.

“Impact-nya jelas. Ada atraksi yang mengundang wisatawan masuk, banyak orang dari seberang yang melancong ke Entikong, membelanjakan uangnya ke Indonesia, ekonomi masyarakatnya berputar, objek-objek pariwisata bisa dikembangkan dan akan memutar lebih banyak uang di sana. Saya kira ini positif dan perlu didukung oleh semua pihak,” jelas Zulfadhli yang langsung menyerap aspirasi masyarakat di sana.

Kebetulan, Zufadhli ada di Komisi X yang membidangi pendidikan, pemuda olahraga, pariwisata kesenian dan kebudayaan. Pria kelahiran Pontianak, 21 April 1965 itu tak ragu mengacungkan dua jempol untuk Kementerian Pariwisata. Baginya, ini program brilian, multiple effect-nya dahsyat dan berjangka panjang.

“Tidak bersifat temporary. Program ini juga bisa mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Indonesia. Dan yang lebih penting lagi, program ini bisa memberi dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat perbatasan,” kata dia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya