Kacamata Raksasa, Sensasi GMT di Belitung

Syarief Oebaidillah
08/3/2016 19:00
Kacamata Raksasa, Sensasi GMT di Belitung
()

MENPAR Arief Yahya sering menyebut Indonesia sudah berada di pintu indusri kreatif. Sudah melewati tiga gelombang, yang disebut Alfin Tofler dalam buku The Third Wave. Yakni, gelombang agriculture, lalu manufacture, dan information technology.

"Ke depan, kita akan memasuki era baru, era creative industry, era world community," sebut Menpar Arief Yahya. Dia mencontohkan, saat Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang melintasi 12 provinsi di daratan Indonesia itu. Kemenpar memang mendorong semua daerah untuk membuat kreasi event, untuk dipromosikan ke seluruh penjuru dunia. Ada satu yang super unik, yang mengusik MURI - Museum Rekor Dunia Indonesia pimpinan master piano Jaya Suprana yang juga pemilik industri Jamu Jago itu.

Ada-ada saja sensasi yang dibuat untuk mengundang perhatian publik. Salah satunya adalah membuat kacamata khusus untuk meneropong Gerhana Matahari Total (GMT). Ya, bukan kacama biasa, yang dibuat dengan filter anti UV? Kacamata ini berukuran panjang 960 centimeter dan lebar 60 centimeter. Ukuran buto ijo dan raksasa pemakan matahari, dalam mitologi Jawa. Karena itulah, Museum Rekor Indonesia (MURI) akan mencatat ide kreatif ini dalam rekor baru.

Ide gila ini berasal dari Komunitas Astronomi 'Imah Noong' yang notabene merupakan sekumpulan warga Kampung Areng Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Jawa Barat. Ukurannya jumbo. Dengan menggunakan satu bingkai, kacamata ini tetap didesain memiliki sembilan lubang. Dijamin aman, karena di setiap lubang dipasangi filter berbahan black polimer neutral density (ND)-5.

"Kacamatanya benar-benar jumbo. Kalau dibentangkan, kacamata raksasa ini bisa dipakai bersama-sama oleh 45 orang sekaligus. Sekarang kacamatanya sudah ada di Pantai Terentang, Bangka. Tinggal nunggu dipasang filternya," papar Kepala Dinas Pariwisata Bangka Belitung, Tajuddin.(P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya