Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TERTUNDANYA pemberian imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan bagi anak di masa pandemi covid-19 mengancam kesehatan anak-anak. Sehingga beresiko menimbulkan wabah penyakit seperti polio, campak, dan rubella yang seharusnya bisa diatasi lewat imunsasi.
"Bahaya yang diterima kalau tidak mendapat imunisasi masih lebih besar dari bahaya yang dihadapi daripada anak dan orang tua berangkat ke fasilitas pelayanan kesehatan saat pandemi covid-19," kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen P2P Kemenkes, dalam diskusi virtual yang diadakan oleh Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Selasa (2/6).
Vensya menjabarkan, pada Maret 2020, jumlah anak yang mendapat imunsasi dasar lengkap menurun sebanyak 53.558 anak dibanding Maret tahun lalu. Sementara, pada April 2020, menurun sebanyak 245.661 anak dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Problemnya pada pandemi, orang tua ragu-ragu berangkat ke fasyankes. Demikian juga fasyankes yang ragu-ragu memberikan pelayanan," kata Vensya.
Namun begitu, Vensya juga memastikan banyak daerah yang tetap menjalankan program imunisasi. Adapun, protokol pelaksanaannya diatur dalam Surat Menteri Kesehatan Nomor SR.02.01/Menkes/213/2020 tanggal
26 Maret 2020 tentang Pekan Imunisasi Dunia dan Surat Edaran Dirjen P2P Nomor SR.02.06/4/ 1332 /2020 Pelayanan Imunisasi Pada Anak selama masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.
"Pemerintah mengeluarkan arahan agar semua darana layanaan imuniasi tetap berjalan. Berdasarkan survei sederhana yang kami lakukan, 92% masih bersedia menyediakan layanan imunisasi di daerah," tuturnya.
Jika benar-benar tidak dapat dilakukan, imunisasi bisa ditunda dalam waktu dua minggu. Dalam hal ini, petugas imunisasi harus mendata dan memastikan anak yang terlambat harus diberikan pada pelayanan berikutnya.
Baca juga :328 Pekerja Migran Positif Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet
Selain itu, dirinya juga menjamin ketersediaan stok vaksin untuk imunisasi anak.
"Memang saat ini IPV sedang mengalami kekosongan. Namun saat ini sedang dalam proses pengadaan. 2 hingga 3 bulan ke depan diupayakan ada di tengah-tengah kita," kata Vensya.
"Tapi imunisasi polio tetes harus tetap dilanjutkan. Kita banyak mengandalkan yg tetes ini. Apalagi di era saat ini, bagaimana kuta memakai vaksin yang sudah ada untuk sampai ke sasaran," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Catharine Mayung Sambo mendorong agar fasyankes dan orang tua tetap memprioritaskan berjalannya program imunisasi selama pandemi covid-19.
"Kalau memang tertunda, anak-anak disaemrankan melakukan imunisasi kejar. Kalau ada terlambat, terlewat, itu dierencanakan melalui catatan imunisasi yang ada di catatan imunisasi anak," kata Mayung.
"Ketika membaik imunisasi bisa berjalan normal, ini harus dilakukan supaya hak sehat anak bisa terpenuhi," tandasnya. (OL-2)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
IMUNISASI disebut sebagai langkah paling efektif dalam mencegah dan menekan penyebaran campak, terutama pada anak usia balita.
Pembukaan simposium ilmiah yang menjadi bagian dari forum IVAXON 2026 di Jakarta.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dante juga menjelaskan anak yang telah diimunisasi akan mencegah terjadi penyakit-penyakit yang sebenarnya tidak perlu terjadi.
IDAI menekankan pentingnya imunisasi masif untuk mengatasi lonjakan kasus campak dan polio di Indonesia sebagai penyakit yang muncul kembali.
Sebanyak 281 ribu anak di Aceh masuk kategori zero dose atau belum pernah imunisasi. Simak penyebab, dampak, dan upaya Dinkes Aceh mengatasinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved