PEMERINTAH AS melakukan serangan militer terhadap Republik Dominika, dengan alasan untuk melindungi warga AS yang berada di negara itu. Sebelumnya, kekuatan militer di Republik Dominika melakukan kudeta terhadap Presiden Juan Bosch dan kelompok kanan yang didukung AS.
Atas dasar inilah, AS melakukan serangan militer ke Republik Dominika. Awalnya, AS hanya mengirimkan 1.500 tentara, tetapi dalam waktu singkat bertambah hingga 40.000 tentara.
Akhirnya, dengan turun tangannya Organisasi Negara Amerika, perang berhenti dan pemerintah baru terbentuk, sehingga AS terpaksa keluar dari wilayah Republik Dominika.