Andrea Bocelli Musik untuk Harapan

Atalya Puspa
14/4/2020 00:10
Andrea Bocelli Musik untuk Harapan
Andrea Bocelli(AFP)

PENYANYI opera Italia Andrea Bocelli, 61, menceriakan suasana Paskah di tengah pandemi covid-19 dengan menyanyikan lagu-lagu doa di Katedral Duomo, Milan, Minggu (12/4) waktu setempat, seperti dilansir dari The Guardian.

Katedral tersebut ditutup selama lockdown yang ditetapkan pemerintah Italia, tapi dibuka khusus untuk Bocelli dan pianis Emanuele Vianelli untuk acara tesebut. Konser bertajuk Music for Hope di katedral kosong tersebut diselenggarakan otoritas Milan dan Veneranda Fabbrica del Duomo, yang menaungi katedral.

Bocelli mengatakan dengan senang menerima kesempatan untuk mengirimkan pesan Paskah, meskipun tanpa ada audiens yang hadir. "Pada hari ketika kita merayakan kepercayaan atas kemenangan kehidupan, saya merasa terhormat dan gembira bisa menjawab 'Ya'," kata Bocelli. "Terima kasih atas musik yang ditayangkan langsung, itu bisa membawa jutaan tepuk tangan dari seluruh penjuru dunia. Kita akan memeluk jantung bumi yang sedang terluka," imbuh Bocelli yang tidak bisa melihat sejak berusia 12 tahun.

Dengan mengenakan setelan hitam, Bocelli yang berdiri di dekat altar tak jauh dari Vianelli menyanyikan empat lagu, Panis Angelicus, Ave Maria, Sancta Maria, dan Domine Deus, tanpa berkata sepatah kata pun. Dalam keheningan jeda antarlagu, suara lirih pun bergema di katedral terbesar di Italia tersebut. Kemudian, ia berjalan ke arah gerbang menuju halaman katedral untuk menyanyikan lagu terakhir, Amazing Grace. 

Saat menjelang berakhir, kamera memperlihatkan jalanan dan taman yang sepi di sekitar lokasi terkenal, seperti Menara Eiffel, New York Times Square, dan London's Trafalgar Square, sebelum akhirnya kembali menyorot Bocelli yang menyanyikan baris terakhir, Was blind, but now I see.

 

Jangan takut

"Tahun ini, Paskah menjadi sangat berbeda bagi kita semua," kata Wali Kota Milan Beppe Sala. "Ketenangan dan kegembiraan yang biasanya menyertai Paskah telah diganggu pandemi. Saya harap suara Bocelli yang luar biasa akan membuat kita merasakan hari-hari lalu dari pusat Milan, Italia," imbuhnya.  

Sebelum memulai konser, Bocelli mendorong masyarakat agar tidak takut menghadapi virus korona. Ia mengaku tidak memiliki kualifikasi untuk memberi saran kepada warganet, tapi ia bersedia menggambarkan bagaimana ia menghadapi lockdown.

"Dalam masa seperti ini, kita dipaksa untuk tinggal di rumah. Kita harus gunakan kesempatan ini untuk melakukan hal yang belum kita lakukan karena belum ada waktu," ujar penerima Grand Officer of the Order of Merit of the Italian Republic dari pemerintah Italia tersebut. "Mulailah ngobrol dengan anak-anakmu dan berusaha sekeras mungkin untuk membangun keharmonisan keluarga yang hilang karena tidak pernah saling berbicara," tandasnya. 

Ia mengatakan agar masyarakat membaca, mendengarkan musik, serta menjaga badan dan pikiran tetap aktif. "Yang terpenting, jangan takut virus seperti kamu sedang mengemudi di jalan yang sudah memakan banyak korban," jelasnya.

Sebelumnya, Bocelli telah menggalang dana melalui yayasan pribadinya, Andrea Bocelli Foundation (ABF), untuk rumah sakit dan alat pelindung diri selama pandemi yang telah memakan 19.468 korban jiwa. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya