Yane Ardian Rachman Satu Juta Masker Kain

Dede Susianti
11/4/2020 00:10
Yane Ardian Rachman Satu Juta Masker Kain
Yane Ardian Rachman(ANTARA)

YANE Ardian Rachman, 41, mantan model era 1990-an yang juga istri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran virus korona (covid-19).

Yane berinisiatif membuat gerakan Sejuta Masker Kain. Menurutnya, hatinya tergerak melihat perkembangan penyebaran virus di Indonesia, sedangkan harga alat pelindung diri seperti masker cukup mahal karena langka di pasaran. Belum lagi suaminya juga terdeteksi positif covid-19. 

Ibu dari Kinaura Maisha dan Kenatra Mahesha itu turun tangan ikut menjahit di kediaman pribadinya di Pendopo 6, Bogor. Dia menjadikan usaha jahitnya yang bernama Kin n Ken Patchwork for Kids itu menjadi tempat menjahit masker.

"Kebetulan saya di rumah memang punya usaha jahit dari 2009, kerajinan kain perca (patchwork), dan masih berjalan sampai sekarang. Jadi, sekarang saya produksi masker kain. Ya ini jadi salah satu pengisi WFH (work from home). Lumayan, paling sedikit saya bisa jahit 25 masker kain," tutur Yane.

Gerakan Sejuta Masker Kain, lanjut Yane, ialah sebuah upaya menyikapi kondisi (covid-19) dengan mengajak seluruh masyarakat bergerak. Targetnya, menurunkan kurva covid-19 di Kota Bogor. "Gerakan ini memiliki hashtag #BikinPakaiDonasiMaskerKain. Artinya, masyarakat yang bikin, masyarakat yang pakai, peran masyarakat juga untuk berdonasi," imbuhnya.

Dia mengajak seluruh masyarakat menggunakan masker tanpa terkecuali (untuk menyaring virus). "Kita berikan pemahaman pada masyarakat, masker bedah lebih tepat bagi tenaga kesehatan atau warga yang sakit. Dengan memberdayakan masyarakat, akan terjadi pergerakan ekonomi di masyarakat dan sekaligus mengurangi limbah medis sehingga lebih ramah lingkungan," ujarnya.


Donasi

Yane mengungkapkan terdapat beberapa pilihan bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam gerakan Sejuta Masker Kain ini. Warga dapat memberikan donasi dalam bentuk uang yang akan dipergunakan membayar upah jahit untuk masyarakat, kemudian donasi dalam bentuk kain yang akan didistribusikan ke masyarakat yang menjahit masker. Kain yang disarankan ialah kain katun. Warga juga dapat membantu tenaga dengan menjadi relawan pembuat masker tanpa dibayar. Donasi juga bisa dalam bentuk masker kain yang sudah jadi.

"Kalau Allah mudahkan, dalam dua minggu ini satu juta masker sudah rampung. Artinya, seluruh warga Bogor tidak ada yang tidak pakai masker. Kalau meleset, ya sebulan. Bantu doa ya. Langkah kecil semoga berdampak besar," harap finalis gadis sampul majalah Femina 1999 ini.

Untuk menyukseskan gerakan ini, Yane yang juga Ketua PKK menggerakkan kader PKK se-Kota Bogor untuk ikut ambil bagian dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan Sejuta Masker Kain tersebut. Ada juga keterlibatan dari pihak swasta, seperti Yayasan Cinta Keluarga Indonesia (YCKI) sebagai fasilitator donasi, Solidaritas Bogor untuk relawan komunitas lainnya, serta masyarakat Kota Bogor yang peduli pada gerakan ini. (H-3)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya