Dian Sastrowardoyo Ajakan Menanam Kebaikan

Fathurrozak
08/4/2020 00:10
Dian Sastrowardoyo Ajakan Menanam Kebaikan
Aktris Dian Sastrowardoyo(MI/M. Irfan)

KEBERHASILAN Korea Selatan, Singapura, dan Hong Kong menekan laju angka pasien dan korban covid-19 menginspirasi aktris Dian Sastrowardoyo, 38, untuk mendorong penggunaan masker.

Menurutnya, masyarakat di negara-negara tersebut memiliki kesadaran tinggi saat berada di ruang publik dengan selalu mengenakan masker. Namun, ia menyadari, saat ini ketersediaan masker menjadi langka, akibat semua orang membutuhkan, termasuk para petugas medis.

"APD dan masker medis itu adalah jatah para tim medis yang sedang bertugas. Yuk kita membantu meringankan beban kerja para tim medis, dengan membantu menekan angka penyebaran covid-19 dengan cara menggunakan masker kain," tulis Dian dalam laman donasi Benih Baik. 

"Karena dengan masker kain pun, itu jauh lebih melindungi kita maupun orang lain dengan adanya kemungkinan saling menulari lewat menahan percikan batuk, bersin, atau bahkan melindungi napas kita masing-masing," lanjut pemain Aruna dan Lidahnya tersebut.

Dian yang mendapatkan Piala Citra untuk kategori Pemain Utama Wanita Terbaik lewat film Ada Apa dengan Cinta tersebut juga mengunggah ajakannya dalam laman instagramnya pada Kamis (2/4) pekan lalu. 

"Masih banyak orang yang ‘terpaksa’ harus bekerja di luar rumah demi menyambung hidup. Tapi saya miris melihat mereka tidak memakai masker.

Cari masker semakin susah. Harganya pun mahal. Wajar saja jika mereka lebih memilih memakai penutup hidung dan mulut ala kadarnya. Atau bahkan tidak memakai sama sekali," tulis Dian.

"Saya sedih melihat ini dan tergerak untuk membagikan masker ramah lingkungan untuk masyarakat yang lebih luas. Nantinya, masker ini bisa dicuci dan dipakai berkali-kali. Kamu juga bisa ambil bagian loh untuk menolong mereka di luar sana. Karena saya mau kebaikan bisa tersebar lebih luas. Seberapapun bantuanmu akan menjadi berkat bagi banyak orang di luar sana. Selamat menanam kebaikan," imbuhnya. Ia juga menyertakan link donasinya yakni bit.ly/DonasiMaskerRamahLingkungan.


Ikut Terdampak

Dian mengatakan, ia juga terkena dampak pandemi. Film yang ia produseri, Guru-Guru Gokil, yang sedianya tayang pada April ini terpaksa ditunda. 

Dalam film ini, Dian bekerja sama dengan Shanty Harmain, yang diakuinya banyak membantu proyek tersebut sehingga pemain Pasir Berbisik tersebut merasa lebih mudah menjalani perannya sebagai produser. 

Duduk sebagai produser juga menjadi penyaluran kemampuan Dian dalam bidang lain di luar akting. "Banyak skill yang gue punya cuma enggak dipake. Ini gue bisa melakukan dengan pengetahuan yang gue punya. Sebagai aktor, biasanya cuma di-hire, naskah sudah jadi, lalu deliver dalam akting kita. Kalay di produser, dari nulis, pengembangan, jadi seperti mengeluarkan ide yang lebih gila lagi," aku Dian dalam program siniar Makna Talks, pada Jumat, (3/4).

Dian pun mengaku masih ada beberapa ide yang akan digarap bersama Shanty Harmain dalam waktu ke depan. Akan ada film-film yang berbasis tema perempuan, hubungan, keluarga, dan bahkan genre aksi dan komedi. Guru-Guru Gokil menjadi penanda awal Dian Sastro duduk sebagai produser di industri film. (H-3).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya