Kemenpar Kolaborasi Branding ASEAN di ITB Berlin

Cornelis Eko
19/2/2016 13:55
Kemenpar Kolaborasi Branding ASEAN di ITB Berlin
(Menteri Pariwisata, Arief Yahya -- ANTARA FOTO/Akso)

ASEAN single destination bakal ditunjukkan dalam bursa pariwisata terbesar di dunia ITB Berlin, 9-13 Maret 2016 nanti. Ini merupakan lanjutan dari komitmen forum ASEANTA yang diteken di Manila, Filipina, lalu. "Dalam hal promosi kita, kami yang berada di satu kawasan ASEAN ini harus bersatu, untuk membuat paket bersama," jelas Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Misalnya, pasar Eropa hendak ke Asia Tenggara, singgah di Singapore lalu melanjutkan ke Bali, Jakarta, Batam, Bintan. Atau turun ke Kuala Lumpur dilanjutkan ke Lombok, Labuan Bajo, dan lainnya. Bisa juga turun ke Thailand, setelah beberapa hari pindah ke Indonesia. "Mengapa harus bersatu? Ya, berada di kawasan yang sama, bersatu untuk mengangkat Wonderful Indonesia, itu sangat strategis buat kita," jelas Arief Yahya.

Alasannya? "Tiga negara di ASEAN, Singapore, Malaysia, Thailand, posisinya saat ini berada di atas Indonesia. Kita masih jauh tertinggal, dengan 10,3 juta wisman. Singapore sudah 15 juta, Malaysia 26 juta, Thailand 29 hampir 30 juta. Kita bisa ikut terangkat oleh kawasan ini, apalagi jika para wisman itu sudah bisa membandingkan bahwa culture dan nature kita lebih indah?" tutur Marketeer of The Year 2013 ini.

Sama halnya dengan Uni Eropa yang harus bersatu, menghadapi dominasi Pounsterling Inggris. Ini bersatu untuk mengangkat kawasan Asia Tenggara dalam satu kawasan, multi country, single management. "Untuk program cruise, sudah dilaunching bersama di ASEANTA, Manila lalu," jelasnya.

"Kita akan bersatu lagi di ITB Berlin, bersatu dalam branding bersama negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations,Red) lainnya. Jadi, jika memang Eropa ingin melihat negara-negara ASEAN, ya mereka harus tahu Indonesia. Indonesia harus menjadi bagian wisata ASEAN, ini momentum bersatunya dengan negara ASEAN," kata I gde Pitana didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah dan Afrika Kemenpar.(P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya