MENDERITA merupakan salah satu lagu teranyar dari rapper muda asal Surakarta di dalam album perdana Lady Gan, Mantra, yang telah dirilis tahun lalu. Lagu hip hop bernuansa pop, etnik, dan electronic dance music (EDM) ini dibuat produser musik yang cukup aktif di komunitas lokal scene ini, Soopa Izondatrack. Album tersebut sudah dirilis Afe Records bekerja sama dengan Demajors dan bisa didapatkan di toko-toko CD terdekat serta digital store seperti Itunes dan Langit Musik. Dalam album Mantra, Lady Gan juga berkolaborasi dengan beberapa musikus lainnya di beberapa lagu, antara lain Jahanam of \'Jogja Hip Hop Foundation\', Wayang Hip Hop, Ge Pamungkas, Edgar, dan Marsya Gusman. Terinspirasi oleh salah satu sahabatnya yang berjuang melawan kanker, Lady Gan memutuskan untuk memberikan 50% keuntungan penjualan album ini kepada anak-anak penderita kanker melalui Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI C3).
\"Sampai saat ini sudah laku sekitar 500-an CD dan dijual Rp50 ribu per kepingnya,\" ungkapnya, kemarin. Sejak berumur 13 tahun Lady Gan sudah aktif ngerap. Mulai 2006, akhirnya ia pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI. Ia juga aktif mengadakan workshop hip hop yang melibatkan para pelaku scene ini dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas musik hip hop Tanah Air. Ia yang pernah berkontribusi dalam pesta kemenangan Jokowi bersama J-Flow, Saykoji, Kill the DJ, dan Pandji Pragiwaksono tahun lalu menjadi sorotan karena tampil mengenakan kebaya dan begitu bersemangat mewakili anak muda seusianya. \"Waktu itu media mulai ngeh ada rapper yang membawa unsur keindonesiaannya,\" papar pemilik nama asli Nurul itu. Rapper yang gemar tampil fashionable itu pun akhirnya kebanjiran ajakan manggung di beberapa kota hingga kini. Performance panggungnya yang atraktif membuat beberapa musikus pernah mengajaknya ikut berkolaborasi di panggung, misalnya saat ia tampil bersama Yacko dalam event Java Soulnation Festival (2008), Sania (2008), dan Tata \'Mahadewi\' (2011).