Bedah Lasik Makin Diminati

Dhika Kusuma Winata
14/8/2019 19:20
Bedah Lasik Makin Diminati
Jakarta Eye Center menghadirkan metode baru dalam operasi Lasik(MI/Bary Fatahillah)

OPERASI Laser Assisted in Situ Keratomileusis (Lasik) kini makin diminati masyarakat. Penghilangan ketergantungan pada kacamata dan lensa kontak dengan mengubah kelainan refraksi itu makin diminati seiring kemajuan teknologi.

"LASIK banyak dipilih para pasien yang merasa terganggu aktivitasnya dengan menggunakan kacamata atau pun lensa kontak. Teknologinya pun sudah semakin maju dengan akurasi tinggi," kata Direktur Utama Jakarta Eye Center (JEC) Menteng Setiyo Budi Riyanto dalam diskusi media di Jakarta, Rabu (14/8).

Gangguan pada mata seperti minus, plus maupun silinder, kata Budi, lazimnya diatasi dengan penggunaan alat bantu kaca mata. Namun, tidak semua orang nyaman dengan penggunaannya. Metode LASIK jamak dipakai oleh orang yang ingin leluasa beraktivitas.

Baca juga : Obat Penyembuh Kanker Kayu Bajakah Segera Dipatenkan

Tingginya minat masyarakat yang melakoni bedah LASIK, ucapnya, juga tercermin dari kian banyaknya rumah sakit mata yang membuka pelayanan tersebut. Ia menuturkan di JEC yang telah melakukan LASIK sejak 1997 silam, ada lebih dari 30.000 tindakan yang dilakukan.

Pasien yang ingin menjalani prosedur tersebut, ujarnya, tetap harus dilakukan pemeriksaan awal untuk menjamin keselamatan sehingga tidak semua pasien bisa melakukannya. Sebelum melakukan tindakan LASIK, dilakukan uji kandidat antara lain pemeriksaan kenormalan kornea dan retina.

"Jika pemeriksaan menunjukkan normal maka bisa dilakukan operasi. Tapi untuk anak-anak yang berada di bawah 18 tahun tidak disarankan melakukan LASIK karena kondisi mata masih bisa berubah-ubah. Perempuan hamil dan menyusui juga disarankan tidak melakukannya," tukasnya.

Prosedur LASIK sendiri memiliki dua tahapan. Pertama ialah dengan pembiatan flap pada lapisan stroma kornea menggunakan laser. Kemudian, dilakukan penyinaran laser pada bagian dalam kornea untuk mengoreksi refraksi.(OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya