Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Prodi Pendidikan Sejarah Program Magister Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengadakan kegiatan literasi sejarah guna membangun semangat dan kesadaran nasionalisme pada generasi muda di Jakarta. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari kegiatan rutin pengabdian kepada masyarakat (PKM) oleh universitas,
"Tahun ini pascasarjana UNJ memusatkan kegiatan PKM prodi-prodi yang ada di bawahnya di wilayah Kalibaru Jakarta Utara. Wilayah Kalibaru merupakan salah satu wilayah tertinggal di Provinsi DKI Jakarta yang perlu mendapat perhatian khusus," tutur Kaprodi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ, Kurniawati kepada Media Indonesia, Rabu (7/8).
Kurniawati menjelaskan wilayah tersebut dipilih karena merupakan wilayah padat penduduk hingga 90 ribu jiwa atau 34.248 jiwa per km persegi. Kondisi tersebut kemudian memunculkan berbagai persoalan sosial sehingga dibutuhkan pendekatan yang berkesinambungan.
Kurniawati menekankan pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat karikatif namun juga harus menekakan kepada pembinaan karakter. Oleh sebab itu salah satu sasaran pembinaannya adalah segmen anak-anak di tingkat SD sebagai kelompok yang paling rentan.
Kegiatan Literasi Sejarah tersebut dilangsungkan di SDN Kalibaru-Cilincing Jakarta Utara pada Kamis (1/8). Kurniawati menjelaskan pada tingkat SD, sejarah tidak diajarkan secara mandiri sebagai satu mata pelajaran tersendiri sehingga dengan kegiatan ini diharapkan mereka dapat mengenal sejarah bangsanya Indonesia dan kotanya Jakarta.
"Pendidikan sejarah merupakan faktor penting dalam mengembangkan pendidikan budaya, karakter bangsa dan nasionalisme. Melalui pendidikan sejarah, diharapkan seseorang dapat mengenali dirinya sendiri sebagai pribadi dan sebagai bagian dari suatu bangsa," jelas Kurniwati.
Kegiatan literasi sejarah tersebut dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan sekaligus edukatif pada saat yang sama. Untuk tingkatan kelas awal (kelas 1,2 dan 3) kegiatannya berupa mewarnai pahlawan nasional asal Jakarta Muhammad Husni Thamrin dengan sebelumnya dijelaskan siapa tokoh yang akan diwarnai tersebut.
Sedangkan untuk siswa jenjang lanjutan (kelas 4,5 dan 6) diadakan lomba pengetahuan kesejarahan dengan pola post to post. Para siswa secara berkelompok akan menuju satu post ke post lainnya dan di setiap pos akan ada tantangan dan pertanyaan seputar kesejarahan nasional.
"Ada pos yang mengharuskan anak-anak mengisi Teka-Teki Silang berisi pertanyaan kesejarahan, ada pos yang mengharuskan anak-anak menyanyi dan menebak lagu-lagu nasional dan ada pos yang mengharuskan siswa menjawab pertanyaan puzzle seputar sejarah nasional atau lokal Jakarta," tutur Kurniwati.
Dalam kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa pendidikan sejarah S1 dan S2 dan mendapatkan tanggapan positif dari pihak Sekolah dengan antusiasme siswa SDN 09 Kalibaru.
Kurniawati berharap kedepannya kegiatan sejenis akan dapat dilaksanakan lagi dengan kerjasama yang lebih erat antara pascasarjana UNJ dan pemerintah DKI Jakarta. Khususnya dalam rangka mensukseskan Program Sekolah Ramah Anak. (OL-09)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved