Pendaftaran SBMPTN Dimulai 11 Mei

Bay/M-6
14/4/2015 00:00
Pendaftaran SBMPTN Dimulai 11 Mei
(MI/IMMANUEL ANTONIUS)
PERIODE pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2015 berlangsung pada 11-29 Mei 2015. Adapun biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu dapat disetor melalui Bank Mandiri dan BNI.

SBMPTN tahun ini berlaku bagi siswa lulusan 2013 dan 2014 berijazah. Siswa lulusan 2015 harus memiliki surat keterangan lulus pendidikan menengah tingkat SMA/SMK/MA atau sederajat. Untuk pilihan program studi, setiap peserta maksimal dapat memilih tiga prodi di PTN pilihan.

Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2012, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2015, pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

SNMPTN dilakukan oleh setiap PTN menggunakan sistem nasional terpadu berdasarkan hasil penelusuran prestasi sekolah dan prestasi akademik siswa baik dalam bentuk rapor maupun portofolio akademik yang lain.

Adapun SBMPTN menjaring seleksi dari masyarakat, terutama siswa lulusan 2013 hingga 2015.

"Seleksi Masuk Nasional PTN atau SNMPTN peserta tidak dipungut biaya, sedangkan untuk SBMPTN peserta dipungut biaya," kata Ketua SNMPTN 2015, Rochmat Wahab, pada konferensi pers peluncuran SBMPTN 2015 di Gedung Dikti, Kemenristek Dikti, Jakarta, kemarin.

Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran di laman http ://www.pendaftaran.sbmptn.or.id. Setelah itu, tambah Rochmat, ujian tulis SBMPTN akan diselenggarakan pada 9 Juni 2015 dengan dua mata uji, yakni tes kemampuan potensi akademik (TKPA) dan tes kemampuan dasar saintek (TKD saintek) bagi peserta yang memilih kelompok saintek.

Untuk tes tulis menggunakan TKPA, dan tes dasar kemampuan dasar sosial humaniora (TKD soshum) untuk kelompok sosial humaniora. Adapun mereka yang memilih program keduanya atau campuran harus mengikuti mata uji TKPA, TKD soshum, dan TKD saintek.

Sekjen Kemenristek Dikti Ainun Naim dan Ketua Majelis Rektor PTN (MRPTN) Herry Suhardiyanto mengungkapkan SBMPTN pada tahun ini akan diikuti oleh 74 PTN dari seluruh Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya