Kampung Matematika Ada di Laladon

Bay/Ant/H-1
13/4/2015 00:00
Kampung Matematika Ada di Laladon
(ANTARA/ARIF FIRMANSYAH)
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meresmikan Kampung Matematika Laladon, Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

"Hari ini kami meresmikan Kampung Matematika Laladon. Itu menunjukkan bukan tidak mungkin pendidikan sebagai gerakan," ujar Anies.

Di kampung tersebut, lanjut dia, pendidikan, terutama pelajaran matematika, dilaksanakan sebagai gerakan.

Menurut dia, bila pelajaran dapat diajarkan secara menyenangkan, mata pelajaran tersebut tidak menakutkan bagi pelajar.

"Masyarakat di sini berhasil menjadikan matematika sebagai hal yang menyenangkan. Kalau sudah menyenangkan, pelajaran itu tidak berat lagi," katanya.

Di Laladon, hampir setiap rumah menyelenggarakan pelajaran matematika dengan bayaran seikhlasnya.

Para pengajarnya ialah sarjana matematika dari berbagai universitas ternama di Tanah Air.

Proses pendidikan tersebut dikelola Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Seikhlasnya dan sudah berlangsung sejak 2001.

Lebih dari 1.000 alumni ikut dalam Olimpiade matematika tingkat internasional.

"Proses pendidikan ini berlangsung tanpa memerhatikan bangunan. Jadi untuk kualitas yang tinggi tidak memerlukan biaya yang tinggi."

Pendiri KPM Seikhlasnya, Ridwan Hasan Saputra, mengatakan KPM bermula dari sebuah rumah tipe 21.

"Kampung Matematika ini ialah hasil proses panjang dari perjuangan keikhlasan," kata Ridwan.

Pada awal pendiriannya, sangat sedikit anak yang mau belajar matematika.

Pada saat itu, ia masih menggunakan patokan tarif.

Ridwan membuat terobosan dengan menghapus patokan tarif.

Ridwan meletakkan sebuah kotak dan para orangtua memberikan uang seikhlasnya.

Pada 2007, Ridwan berhasil membawa empat anak didiknya bertanding dalam Olimpiade matematika tingkat SD di India dan meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Sejak itu KPM tersebut dikenal oleh masyarakat.

"Awalnya, saya membentuk kampung ini di tempat lain, tetapi terlalu individualis. Akhirnya di kampung ini, karena masih ada budaya ramah tamah," tukas Ridwan.

Mendikbud mengutarakan pelajaran yang dapat dipetik dari Kampung Matematika Laladon ialah menciptakan cara mengajar dan lingkungan yang menyenangkan.

"Pelajaran penting lainnya, bagi orangtua dan lingkungan bahwa proses pendidikan itu harus dikerjakan secara terus-menerus, tidak bisa dilakukan secara sebentar."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya