Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI psikologi klinis dari RSUD Wangaya, Denpasar, Nena Mawar Sari S.Psi., menegaskan rasa nyaman dan riang akan dapat mengatasi stres saat mudik Lebaran sejak berangkat dan selama berada di sepanjang perjalanan hingga tiba di kampung halaman.
"Hari raya sudah tinggal menghitung hari, pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga yang sudah lama ditinggalkan adalah kerinduan tersendiri bagi para perantau," katanya, di Denpasar, Selasa (4/6).
Baca juga: Yuk Pungut Sampah Plastik di Sekitar Kita
"Untuk mudik, persiapan fisik dan psikis sangat diperlukan, terutama karena para pemudik sudah menempuh puasa selama beberapa waktu dan cuaca yang kadang kurang bersahabat, sehingga stres akibat mudik sangat mungkin terjadi," katanya.
Menurut dia, kondisi selama perjalanan tersebut jangan sampai menjadi penghalang untuk menciptakan suasana nyaman saat perjalanan. Suasana yang riang perlu dibuat. Ini sangat penting agar terhindar dari emosi karena kondisi sekitar.
"Pastikan kita menjaga situasi tetap aman, nyaman, riang, dan kondusif. Untuk menciptakan kondisi itu, kita bisa mempersiapkan makanan camilan yang cukup, karena kebanyakan orang meremehkan hal ini, memilih untuk tidak membawa bekal makanan dengan harapan bisa membelinya saat perjalanan. Kita tak pernah tahu situasi seperti apa yang akan kita hadapi. Sebaiknya membawa bekal makanan yang cukup," katanya.
Apalagi, jika saat perjalanan mudik masih berpuasa, jika sudah waktunya berbuka puasa, maka sebisa mungkin sediakan bekal makanan. "Lapar merupakan salah satu pemicu stres bagi sebagian orang, sehingga menjadi lebih mudah emosi," katanya.
Selain camilan itu, upaya mengetahui dan mempersiapkan jalur jalur alternatif perlu di lakukan, apalagi pemudik dengan kendaraan pribadi dapat memperoleh informasi mengenai kondisi lalu lintas lewat media sosial, televisi maupun radio.
"Dengan demikian, pengendara dapat memperkirakan jalur mana yang perlu dihindari agar tidak terjebak kemacetan.Jika Anda sudah terlalu lama menyetir di tengah kemacetan, rasa stres biasanya muncul begitu saja," katanya.
Pada kondisi ini, cobalah unntuk menarik napas lebih dalam, kemudian buang, dan lakukan berulang-ulang. Melakukan stretching (peregangan) dapat menghilangkan rasa cemas ketika berada di tengah kemacetan.
Baca juga: Pendeteksi Panas Dipasang di Bandara dan Pelabuhan
"Anda bisa mencoba melemaskan otot leher dengan cara memutar kepala ke kiri dan kanan hingga menyentuh pundak. Selain itu, Anda juga bisa melakukan stretching untuk kaki dengan cara memutar telapak kaki Anda ke kiri dan ke kanan secara perlahan," katanya.
Saat berada di tengah kemacetan, cobalah untuk berpikir positif dan hilangkan pikiran negatif dari benak Anda. Untuk mengalihkan perasaan stres, cobalah untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti mendengarkan cerita orang yang duduk di sebelah Anda ataupun hal lainnya. (Ant/OL-6)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved