Metro TV Berbagi, Momentum Dakwah melalui Zakat

Syarief Oebaidillah
15/5/2019 19:30
Metro TV Berbagi, Momentum Dakwah melalui Zakat
BERIKAN SANTUNAN: Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo kepada anak yatim( dok.mi)

KEGIATAN rutin Metro Berbagi yang digelar setiap tahun bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setiap bulan Ramadan menjadi momentum berdakwah melalui zakat.

"Apa yang kita salurkan pada acara Metro TV berbagi besama Baznas ini bagi adik-adik yatim dan duafa hendaknya memberi manfaat. Kendati jumlahnya tidak begitu besar terpenting dapat membawa kebahagiaan sekaligus bentuk dakwah zakat yang menyenangkan dan membahagiakan bagi adik-adik semua," kata anggota Komisioner Baznas, Irsyadul Halim, pada sambutan kegiatan Metro TV Berbagi di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Turut hadir President Director Metro TV, Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Nursiah Daud Paloh, pengurus Yayasan Yatim dan Duafa, serta 600 anak-anak yatim dan duafa pada acara tersebut.

Irsyadul menyatakan, Baznas menyambut positif dan gembira atas kerja sama yang telah terjalin baik bersama Metro TV dalam membantu anak yatim dan duafa. Dia berharap kerja sama ini terus berlanjut dan ditingkatkan.

"Bentuk kerja sama penyaluran zakat dari Metro TV dan Baznas ini dalam menyalurkan zakat infak dan sedekah atau ZIS semoga diridai Allah SWT dan dapat ditingkatkan lagi guna menguatkan kampanye zakat di Indonesia," harap Irsyadul.

Presdir Metro TV, Suryopratomo, pada kesempatan sama, mengutarakan kegiatan selama bulan Ramadan yang digelar Metro TV amat padat. Kegiatan yang digelar bersama Baznas yang menjadi rutin dan tradisi tahunan ini, kata Tomi, panggilan akrab pria berkacamata ini, merupakan wujud kepedulian kepada kalangan yatim dan duafa. Di antaranya dengan memberikan bingkisan alat sekolah, donasi uang tunai, dan takjil serta hadiah sepeda.


Baca juga: Masyarakat Jangan Panik dengan Kasus Cacar Monyet


"Intinya kita manfaatkan momentum bulan mulia Ramadan ini untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT serta memberi manfaat pada sesama sebagai wujud kepedulian kepada kalangan yatim dan duafa," cetusnya.

Dalam kesempatan itu, Tomi juga memberi motivasi dan semangat kepada 600 yatim dan duafa yang memenuhi Masjid Nursiah Daud Paloh. Dia berpesan agar jangan berkecil hati kendati menjadi anak yatim.

"Adik-adik jangan berkecil hati kendati hidup tanpa orangtua, insya Allah ada Allah yang memelihara kita dan orang-orang yang peduli merawat yatim. Jadi tetaplah semangat," ujarnya seraya mencontohkan seorang anak yatim korban tsunami di Aceh yang bernasib baik dirawat pemain bola terkenal dunia Ronaldo.

Contoh lainnya, kata dia, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga sosok yang peduli merawat sejumlah anak yatim.

"Jadi ada jalan baik bagi para yatim dan duafa karena Allah yang mengatur. Jadi terus semangat dan berikhtiar saya yakin dari adik-adik ini kelak akan menjadi orang-orang yang hebat," tandasnya.

Acara Metro TV Berbagi yang dipandu presenter Metro TV Widya Saputra dan Fifi Aleyda Yahya ini akan berlangsung selama tiga hari sejak 15 hingga 17 Mei 2019 diikuti 1.800 anak yatim dan duafa binaan Baznas dan Metro TV. Setiap harinya hadir 600 orang di acara ini.

Metro TV Berbagi menjadi lebih semarak dengan dimeriahkan Tim Nasyid peserta kegiatan Syiar Anak Negeri dan dakwah dalam bentuk dongeng oleh Kak Iman Surahman dari Dongeng Ceria Management. Rangkaian acara juga diisi dengan kuis dan permainan bagi anak anak yatim duafa dengan total hadiah 45 unit sepeda. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya