Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN suci Ramadan 1440 Hijriah kembali dimanfaatkan ibu negara RI ke-4 Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan Yayasan Puan Amal Hayati dengan melakukan program Sahur Keliling di berbagai tempat.
Di 5 titik lokais Sahur Keliling, Sinta Nuriyah juga bekerjasama dengan Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI), yaitu di Jakarta Timur, Jakarta Utara, Solo, Yogya dan Surabaya.
Kegiatan Sahur Keliling ke-2 bersama ANBTI akan dilangsungkan di halaman Masjid Al-Muqorrobien dan Gereja Mahanaim, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dimulai pukul 02.00 Wib sampai Subuh, 9 Mei mendatang.
Dalam Sahur Keliling itu, Sinta Nuriyah akan bersahur bersama 350 orang dhuafa di sekitar Masjid dan gereja. Kegiatan itu sendiri akan mengusung tema “Dengan Berpuasa: Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks”.
Baca juga : Sahur Keliling Ibu Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid Bersama warga Rusunawa Pulogebang
"sejarah 2 rumah ibadah ini sarat dengan cerita keharmonisan 2 agama yang selalu menjaga toleransi bahkan saling bahu membahu dalam kegiatan keagamaan. Setiap tahun masjid dan gereja mengadakan acara buka bersama, begitupun ketika Natalan pihak masjid menyediakan lahan parkir untuk jemaat gereja," tulis ANBTI dalam keternagan tertulisnya.
Gereja Mahanaim berdiri pada 1957, sedangkan masjid Al-Muqorrobien dibangun satu tahun kemudian dan semua atas inisiasi para pelaut yang tinggal di sekitar Enggano.
"Uniknya makna dari Al-Muqorrobien adalah Saling Menghormati. Sehingga tidak berlebihan jika sejarah 2 bangunan ini patut sebagai cagar budaya yang selalu menginsipirasi dalam kerukunan umat beragama di Indonesia," kata ANBTI
Sahur keliling yang digelar Sinta Nuriyah mendapat dukungan penuh dari pengurus Masjid Al-Muqorrobien dan Gereja Mahanaim dan pengurus lingkungan di sekitar Enggano dan dukungan Banser NU.
Kegiatan Sahur Keliling sendiri merupakan agenda rutin Puan Amal Hayati yang dipimpin Sinta Nuriyah dan telah berlangsung selama 20 tahun sejak awal tahun 2000.
Sahur Keliling melibatkan para tukang becak, pengamen, pemulung, tukang parkir, anak jalanan, mbok-mbok bakul, buruh pabrik, korban bencana, kaum dhuafa dan kelompok marjinal di beberapa daerah dengan tujuan untuk memperat persaudaraan dan kebersamaan antar umat beragama dan demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan.
"ANBTI sudah menjalin mitra selama 12 tahun sejak 2007 dan sudah dilakukan bersama jaringan ANBTI berbagai kota," tandasnya. (RO/OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved