Pemerintah Optimistis 2024 Pemerataan Tenaga Kesehatan Tercapai

Sri Utami
06/4/2019 18:25
Pemerintah Optimistis 2024 Pemerataan Tenaga Kesehatan Tercapai
Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan Usman Sumantri(Dok. Kementerian kesehatan)

KEPALA Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan Usman Sumantri mengakui belum meratanya tenaga kesehatan khususnya di daerah yang terpencil.

Namun piihaknya optimis sesuai RPJMN 2019-2024 pemerataan tenaga kesehatan dapat dipenuhi di akhir masa RPJMN tersebut

"Tahun ini yakni 5.600 puskesmas yang sekarang sedang berjalan targetkan memiliki lima tenaga kesehatan yang wajib. Semoga tercapai tapi memang belum semua puskesmas. Dari wajib kerja jadi pendayagunaan dokter spesialis kami butuh dukungan masyarakat," ungkapnya.

Baca juga : 5 Provinsi Masuk Kategori Sangat Kekurangan Tenaga Kesehatan

Program pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia kesehatan menjadi program yang dijalankan Kemenkes tahun ini.

Lima jenis tenaga kesehatan tersebut antara lain tenaga kesehatan lingkungan, kefarmasian, gizi, kesehatan masyarakat dan tenaga ahli teknologi laboratorium medik.

Sedangkan dokter spesialis yakni spesialis kebidanan dan kandungan, anak, penyakit dalam dan spesialis bedah termasuk dokter spesialis penunjang terdiri dari spesialis radiologi, patologi klinis, patologi anatomi dan rehabilitasi medik.

"Selama ini intensif dokter ini memakan anggaran hampir Rp600 miliar dan tahun ini kami targetkan 1.200 lulusan dokter baru yang kami tempatkan melalui progran intensif. Setiap tahun 11 sampai 15 ribu dokter yang lulus," imbuhnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya