Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penguburan hidup-hidup bayi usia 5 bulan yang dilakukan ibunya sendiri di Kiarapedes, Purwakarta, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, menjadi perhatian. Terlebih yang dilakukan W, 35, tersebut diduga karena mengalami baby blues atau psikis kejiwaan yang kerap dialami ibu hamil dan ibu yang melahirkan.
Agar tidak terjadi kejadian yang serupa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat meminta para bidan desa untuk proaktif dalam memantau ibu hamil dan pascamelahirkan.
"Proaktif dan cepat tanggap, bahkan selalu berkoordinasi dengan aparat desa setempat," kata PLT Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Dadan, di Bale Sawala Yudhistira. Selasa (2/4).
Menurut Dadan, ketika kegiatan posyandu keliling, para bidan harus serta merta memberikan pemahaman pendampingan baik untuk keluarga maupun ibu yang sedang hamil.
Baca juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Uji Kompetensi Perawat dan Bidan
"Manfaatkan juga momen kegiatan posyandu yang suka digelar di RT/RW. Di situ bidan juga berikan penyuluhan akan bahayanya baby blues syndrome baik untuk ibu hamil dan pascamelahirkan termasuk keluarganya," ujar Dadan.
Selain itu, dirinya juga meminta peran serta keluarga dan masyarakat, terhadap ibu hamil atau pascamelahirkan. Karena timbulnya baby blues syndrome bisa diminalkan apabila dilakukan pendampingan yang tepat dari lingkungan, salah satunya keluarga yang memiliki ibu hamil atau pasca melahirkan.
Sehingga kejadian yang menimpa W bisa diminimalisasi serta kasus terakhir di Purwakarta.
"Untuk itu tadi juga kita undang pakar bagaimana meminimalisasi baby blues syndrome, yang terpenting keluarga, masyarakat serta aparat desa termasuk bidan harus proaktif," pungkasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved