Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBANGUN budaya membaca perlu dilakukan sejak dini pada anak. Hal itu bisa dilakukan dengan menyediakan buku bacaan di rumah atau mengajak si kecil mengunjungi perpustakaan. Masalahnya, kadang anak enggan diajak ke perpustakaan. Bagi mereka, suasana di sana cenderung membosankan.
Sejatinya, tidak semua perpustakaan hanya penuh dengan rak-rak berisi buku-buku. Ada lo perpustakaan yang nyaman untuk anak-anak. Salah satunya, perpustakaan Rimba Baca yang berlokasi di Jakarta Selatan.
"Rimba Baca ini memang didesain khusus untuk anak-anak dan keluarga. Makanya banyak pengunjung yang bilang kok beda dengan perpustakaan lainnya karena memang ini berkonsep keluarga, khususnya untuk anak-anak. Tujuannya supaya anak-anak itu bisa nyaman di sini," tutur pustakawan dan administrator Rimba Baca, Dewi, saat Media Indonesia berkunjung ke perpustakaan tersebut, pekan lalu.
Bangunan Rimba Baca terdiri dari dua lantai. Lantai pertama merupakan ruang baca untuk anak yang berisi buku-buku untuk usia 0-3 tahun, 4-8 tahun, dan 9-12 tahun. Selain terdapat ruang baca, juga tersedia ruang rekreasi yang bisa digunakan untuk anak-anak mewarnai, menggambar, dan berkreasi.
Lantai kedua merupakan ruang baca untuk remaja dan dewasa. Koleksi bukunya terdiri dari novel, buku-buku umum, komik, dan biografi sejumlah tokoh.
"Buku-buku di sini 70% koleksi pribadi Ibu Suzi (Suziani Fitriana, pendiri Rimba Baca). Beliau sering memperbarui koleksi bukunya. Setiap ada yang baru, dibeli. Sisanya, 30% lagi sumbangan dari para anggota perpustakaan," terang Dewi.
Salah satu pengunjung Rimba Baca yang dijumpai Media Indonesia, Ifan, 9, mengaku senang membaca di perpustakaan tersebut.
"Aku sering datang ke sini. Kadang buat baca, kadang buat mewarnai juga. Tapi seringnya buat baca. Bukunya banyak, jadi banyak tahu," katanya. (*/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved