Jokowi Larang Penerima PKH Beli Pulsa dari Dana Bantuan

Sri Utami
06/3/2019 21:12
Jokowi Larang Penerima PKH Beli Pulsa dari Dana Bantuan
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo meminta masyarakat yang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk menggunakan bantuan tersebut secara tepat untuk kebutuhan pemenuhan gizi dan pendidikan anak. Hal ini disampaikan Jokowi saat bertemu dengan ribuan masyarakat dan keluarga penerima manfaat (KPM), Rabu (6/3) di Jakarta.

"Awal april akan ada tahap kedua tapi jangan segera dihabiskan, direm gunakan tepat sasaran untuk membeli seragam sekolah, sepatu dan beli bahan pangan yang bergizi untuk anak. Tidak boleh untuk beli pulsa," tegasnya.

Dia menjelaskan tahun ini nilai penerima BPNT dalam program keluarga harapan (PKH) meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Pemerintah menyiapkan Rp34 trilliun anggaran untuk bantuan dalam program tersebut.

Baca juga: Presiden Salurkan PKH Dan BPNT

"Tahun lalu setiap penerima PKH mendapat Rp1.890.000. Tahun ini meningkat drastis karena anggaran seluruhnya dari Rp19 triliun menjadi Rp34 triliun," ucapanya.

Lebih lanjut Jokowi menuturkan PKH sangat penting dan diperlukan dalam menciptakan generasi yang bergizi, cerdas dan memiliki daya saing. Hal ini harus disiapkan dari sekarang untuk menciptakan masa depan anak yang baik dan cerah.

"Bahwa yang namanya PKH sangat penting untuk memberikan tambahan gizi anak-anak agar kita sehat dan cerdas dan punya masa depan. Ini harus disiapkan dari sekarang dengan PKH," tuturnya.

Negara ini lanjutnya membutuhkan anak-anak yang sehat dan pintar untuk berkompetisi dengan negara lain. Selanjutnya pemerintah telah siap untuk memberikan jaminan pendidikan hingga bangku perguruan tinggi. Jaminan tersebut menjadi harapan agar anak dapat berprestasi tidak hanya di sekolah tapi saat kuliah.

"Kartu KIP kuliah agar anak terjamin bisa berprestasi di sekolah dan kuliah. Tahun depan akan dikeluarkan," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya