Komitmen Sekolah SPK bagi Dunia Pendidikan Indonesia

Syarief Oebaidillah
01/3/2019 07:05
Komitmen Sekolah SPK bagi Dunia Pendidikan Indonesia
(Ist)

PERKUMPULAN Sekolah Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Indonesia siap untuk berkolaborasi dan berkontribusi bagi dunia pendidikan di Tanah Air.

Komitmen itu dinyatakan SPK yang dahulu dikenal sebagai Sekolah Internasional pada Konvensi Nasional ke-IV Sekolah SPK Indonesia di Jakarta, Kamis (28/2). Konvensi Nasional ke-IV itu diikuti 300 SPK se-Indonesia.

Ketua Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia, Haifa Segeir, saat membuka Konvensi Nasional itu mengutarakan, kolaborasi dapat dilakukan dengan lembaga pendidikan asing (LPA) yang merupakan mandat dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014, kolaborasi dengan pemerintah dalam hal pelaksanaan kebijakan maupun kontribusi di masyarakat pada umumnya untuk menciptakan generasi yang dapat menginspirasi dunia.

Haifa menjelaskan, SPK merupakan satuan pendidikan yang mengolaborasikan antara kurikulum internasional dengan kurikulum nasional.

Sebelum dikeluarkan, Permendikbud No 31/2014, SPK dikenal dengan sebutan sekolah internasional atau sekolah swasta nasional plus.

Konvensi ini, lanjut Haifa, merupakan kegiatan tahunan terbesar bagi sekolah-sekolah SPK di Indonesia. Konvensi dihadiri sekolah SPK di Indonesia dan sekolah swasta nasional yang berkeinginan menjadi sekolah SPK atau yang ingin mengetahui perkembangan dunia SPK.

 

Baca juga: Global Sevilla Gelar Drama Musikal Si Pitung dalam Versi Inggris

 

Haifa mengutarakan, Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia resmi berdiri pada 2015, merupakan satu-satunya wadah sekolah SPK dengan cakupan terluas di Indonesia yang saat ini memiliki anggota 387 SPK.

"Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia berinisiatif menggelar konvensi tahunan ini untuk memfasilitasi komunikasi antara sekolah SPK dan pembuat kebijakan, dalam hal ini pemerintah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Acara ini juga menjadi sarana pengembangan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan," cetusnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Panitia Konvensi IV Sekolah SPK, Shirley Puspitawati, yang juga pimpinan SPK BPK Penabur selaku tuan rumah, berharap konvensi menghasilkan rekomendasi positif bagi kemajuan pendidikan Indonesia melalui kolaborasi SPK dengan sekolah swasta dan pemerintah.

Menurutnya, dengan tema 'SPK Berkolaborasi, SPK Menginspirasi', maka sekolah-sekolah SPK turut berkontribusi memajukan pendidikan Indonesia.

Sementara itu, pada seminar dan konvensi sekolah SPK yang berlangsung selama tiga hari tersebut turut hadir Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano, Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM) Tony Toharudin, anggota Badan Standar Nasional Penddikan (BSNP) Teuku Ramly Zakaria, dan Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara Momon S mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya